pemerintah daerah kabupaten kuansing
Home    

Soal Ketegasan Pimpinan, Sekdakab Dianto Sebut Pernyataan Itu Bukan Untuk Bupati Mursini
Rabu, 27 Februari 2019 - 12:42:49 WIB

Soal Ketegasan Pimpinan, Sekdakab Dianto Sebut Pernyataan Itu Bukan Untuk Bupati Mursini

KUANSING-Sekdakab Dianto Mampanini membantah soal maksud pernyataanya yang menyebut ketegasan pimpinan diperlukan. Ini menjadi contoh dan shock therapy bagi bawahan. Pernyataan itu kemudian menjadi perbincangan di kalangan DPRD setempat, khususnya oleh Ketua Komisi A DPRD Kuansing Musliadi. 

"Kata pimpinan yang saya maksud adalah kepala OPD, bukan seperti dimaksud Ketua Komisi A DPRD Kuansing Musliadi dalam video yang direkam wartawan tersebut," kata Dianto kepada media ini, Rabu siang.

Ditegaskan, Bupati Mursini sudah memberikan penegasan kepada Kepala OPD dalam bentuk penandatangan fakta Integritas. Artinya, Mursini dengan karakternya punya cara tersendiri kepada bawahannya.
 
Sebelumnya, Sekdakab Dianto Mampanini menyampaikan pernyataan tentang perlunya shok terapi kepada bawahannya. Pernyataan itu muncul saat didirnya diwawancarai salah satu media menyangkut surat dari LSM Peduli Kuansing kepada Bupati Mursini dengan nomor 003/LSM-PK/II/2019 yang meminta bupati menempatkan pejabat Sekda dengan yang lebih baik. 

Sehingga bisa membina ASN di Pemkab Kuansing supaya bekerja lebih disiplin dan baik. Menanggapi hal itu, Dianto menyebut, rendahnya disiplin ASN, namun disisi lain sesuai dengan apa yang ditugaskan bupati kepada dirinya sudah beberapa poin tercapai.

"Secara administrasi kita sudah melakukan evaluasi terhadap kinerja ASN dan implementasi dari evaluasi tersebut sedang dalam proses pembuatan Perbup tentang Tunjungan Kinerja ASN berprestasi. Bila dianggap lalai atau tidak disiplin, maka akan ada pemotongan tunjangan 5 persen," terangnya.

Sementara Ketua Komisi A DPRD Kuansing Musliadi dalam tayangan vidionya mengatakan, Sekdakab adalah pimpinan tertinggi ASN di Pemkab Kuansing. "Tentu saja dia harus bertanggung jawab penuh terhadap kinerja dan disiplin pegawainya. Jadi jangan mengatakan pimpinan (bupati) tidak tegas dan harus memberikan shock therapy," ujarnya. (*)




Penulis: Jhon Hendry
Editor: Boy Surya Hamta






berita sebelumnya
 
       
 
  fokusriau www.kuansing.go.id
PEMERINTAH KABUPATEN KUANSING © 2017