pemerintah daerah kabupaten rokan hulu
Home    

Buka Musda I LAMR Rohil, Suyatno: Sudah 18 Tahun Baru Sekarang Musda Terujud
Rabu, 23 Maret 2016 - 12:48:10 WIB

Buka Musda I LAMR Rohil, Suyatno: Sudah 18 Tahun Baru Sekarang Musda Terujud

BAGAN SIAPIAPI-Bupati Suyatno, Selasa (22/3/2016) malam membuka pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) I Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Rokan Hilir. Musda yang berlangsung di gedung serbaguna Bagansiapiapi itu untuk menumbuhkembangkan persatuan dan kesatuan masyarakat Melayu di tanah Melayu dan meningkatkan pemahaman dan rasa cinta terhadap budaya Melayu di Rokan Hilir. 

Pembukaan musda dihadiri Majelis Kerapatan Adat LAMR, Azali Johan, Plt Sekda Drs. H. Surya Arfan, M.Si, Ketua Harian LAMR Rokan Hilir, Marzuki, AR beserta pengurus lain, utusan kecamatan serta peninjau. 

Suyatno mengatakan, sudah 18 tahun keberadaan LAMR Rokan Hilir, baru kali ini bisa terwujud pelaksanaan musda, memang sudah lama niat tokoh-tokoh masyarakat, pengurus LAMR Rokan Hilir untuk bermusyawarah, tapi karena kesibukan, baru malam ini terwujud. 

Kehadiran tokoh masyarakat dari kecamatan dalam memberikan pemikiran yang jernih untuk kepentingan LAMR Rokan Hilir, semuanya diserahkan kepada peserta, didoakannya dalam satu hari kedepan akan membuahkan hasil. Siapa yang terpilih menjadi Ketua Majelis Kerapatan Adat dan Ketua Harian LAMR Rokan Hilir, diserahkan kepada peserta musda. 

Ketua Majelis Kerapatan Adat Lembaga Adat Melayu Riau, Datuk Azali Johan menyebutkan, LAMR selama ini hanya melaksanakan kegiatan seremonial, sebenarnya tidaklah seperti itu. “LAMR sebagai mana yang kita pahami bersama, disamping sebagai mitra pemerintah, juga memberikan sumbangan pemikiran serta mengangkat harkat martabat terutama masyarakat melayu Riau,” ucapnya. 

Ketua Pengurus Harian LAMR Kabupaten Rokan Hilir, Datuk H. Marzuki, AR dalam sekapur sirihnya mengatakan, LAMR Rokan Hilir keberadaannya dimulai 1998 yang dikukuhkan oleh Pembantu Bupati Bengkalis Wilayah I, Nurdin Bakar. 

“Setelah terbentuknya Lembaga Adat Melayu Riau wilayah Rokan Hilir, maka timbullah rencana untuk pemekaran Kabupaten Rokan Hilir ini. Terbentuklah panitia pembentukan Kabupaten Rokan Hilir yang diketuai oleh Alm H Amran Rambah, Sekretaris, H Ramli Harofi,” katanya. 

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, M. Job Kurniawan melaporkan, dasar pelaksanaan, Keputusan Pengurus Harian Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Rokan Hilir Nomor 03/LAM Rohil/III/2016 tanggal 11 Maret 2016 tentang Panitia Musyawarah Daerah I dan Pengukuhan Pengurus Daerah Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Rokan Hilir masa khidmad 2016-2021 M/1437-1442 H. 

Maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan untuk menumbuhkembangkan persatuan dan kesatuan masyarakat melayu di tanah melayu Kabupaten Rokan Hilir dan meningkatkan pemahaman dan rasa cinta terhadap budaya melayu di Kabupaten Rokan Hilir. 

Peserta musyawarah daerah terdiri dari Dewan Pengurus Harian LAM Rokan Hilir, utusan dari masing-masing kecamatan. Peninjau, terdiri dari pengurus Lembaga Adat Melayu Riau, unsur pemuka adat, ulama, cendikiawan di Rokan Hilir, unsur pimpinan organisasi kepemudaan melayu, panitia musda LAM Rokan Hilir. (adv/hms)






berita sebelumnya
 
       
 
  fokusriau www.rohilkab.go.id
PEMERINTAH KABUPATEN ROKAN HILIR 2016