pemerintah daerah kabupaten rokan hulu
Home    

Bupati Suparman Minta Camat, Kades dan Lurah Gali Potensi Pajak Daerah
Rabu, 19 Juli 2017 - 11:35:28 WIB

Bupati Suparman Minta Camat, Kades dan Lurah Gali Potensi Pajak Daerah

PASIR PANGARAIAN-Badan Pendapatan Daerah Rokan Hulu mencatat, realisasi Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2016 masih cukup rendah. Hal itu disampaikan Kepala Bapenda Jonni Muchtar‎ pada acara Pekan Panutan PBB-P2 dan Penyerahan SPPT PBB-P2 Tahun 2017 di Convention Hall Masjid Agung Islamic Center Pasirpangaraian,‎ Rabu (19/7/17) sore.‎

Acara dihadiri Bupati Suparman dan sejumlah pejabat lainnya serta Forkominda. Menurut Jonni, target PBB-P2 di APBD Rohul tahun anggaran 2016 sebesar Rp11,750 miliar, namun terealisasi hanya Rp7,278 miliar atau sekira 61,94 persen saja‎. Untuk target APBD Rohul 2017 ditingkatkan menjadi Rp14,250 miliar, namun sampai Juni 2017 baru terealisasi Rp1,550 miliar atau baru 11 persen. 

Ada beberapa kendala dihadapi dalam mencapai realisasi PBB-P2, di antaranya kesalahan dalam SPPT PBB, SPPT disinyalir tidak sampai ke wajib pajak, kesadaran dan kepatuhan wajib pakak masih rendah, dan belum optimalnya kinerja Bapenda Rohul.‎

Saat ini, diakui ‎Jonni, Bapenda Rohul hanya mengeluarkan SPPT bagi desa yang realisasi PBB-P2 di atas 52 persen. Sedangkan bagi desa yang realisasinya di bawah 52 persen, akurasi data dianggap belum memadai dan SPPT belum dicetak.‎

Bapenda Rohul memberikan waktu satu bulan ke pihak pemerintah desa ‎untuk mengklarifikasi, memeriksa, dan memverifikasi DHKP (Daftar Himpunan Ketetapan Pajak) sudah diberikan saat acara.‎ Menurutnya, SPPT yang dicetak ada di dalam DHKP. Pemerintah desa diminta memeriksa DHKP yang sudah diterima, dan blanko yang diberikan harus dipenuhi seluruh persyaratan yang sudah ada di perundang-undangan berlaku. ‎

Sementara itu, Bupati Suparman mengharapkan pengelolaan seluruh pajak harus dioptimalkan demi kelanjutan pembangunan di daerah berjuluk Negeri Suluk Berpusaka Nan Hijau.‎ Dia mengimbau seluruth camat dan Kades/Lurah di Rohul untuk proaktif dalam mengejar potensi pajak di daerahnya, termasuk memperbaiki data objek pajak dan wajib pajak yang belum akurat di lapangan.‎

Dikatakan, harus ada kesepakatan seluruh pihak, bagaimana Kabupaten Rohul dibangun sesuai ketentuan dan‎ peraturan berlaku.‎ Camat sebagai ujung tombak pemerintah daerah, juga diminta mengoptimalkan seluruh potensi pajak di wilayah tugasnya.

"Apalagi objek pajak tidak membayar pajak, ini yang merisaukan kami. Dan ini yang ingin kami lakukan tindakan tegas, sehingga tidak ada lagi niat jahat wajib pajak untuk melakukan tindakan-tindakan bodoh hyang selama ini biasa mereka dilakukan," tukasnya.‎ (adv/hms)






berita sebelumnya
 
       
 
  fokusriau www.rokanhulukab.go.id
PEMERINTAH KABUPATEN ROKAN HULU 2013