pemerintah daerah kabupaten rokan hulu
Home    

Pemkab Rohul Rapat Evaluasi Tanggap Darurat Banjir
Selasa, 19 Februari 2013 - 08:06:58 WIB

Pemkab Rohul Rapat Evaluasi Tanggap Darurat Banjir

PASIR PENGARAYAN-Wakil Bupati Rokan Hulu, H Hafit Syukri memimpin rapat koordinasi dan evaluasi tanggap darurat banjir yang melanda sejumlah wilayah di Rokan Hulu sejak Jumat (15/2) lalu. Rapat tersebut dihadiri sejumlah pejabat terkait di lingkungan Pemkab Rohul.

Dalam rapat tersebut terungkap ada sejumlah wilayah yang menjadi kawasan rawan banjir, seperti Kecamatan Rambah, Rambah Hilir, Kunto Darussalam, Pagaran Tapah, Kepenuhan, Kepenuhan Hulu dan Bonai Darussalam. Dimana kecamatan tersebut setiap tahun memang menjadi daerah langganan banjir. Namun demikian, kata Wabup Hafit Syukri, daerah paling parah adalah Kecamatan Kepenuhan yang meliputi Desa Bunga Tanjung dan Ulak Batian.

Sementara di Kecamatan Bonai Darussalam yang paling parah adalah Desa Teluk Sono dan Bonai. Untuk menyikapi dan mencari solusi agar daerah tersebut bisa terhindar dari anjir, perlu dilakukan koordinasi antara kabupaten dengan kecamatan agar korban banjir bisa diberikan bantuan saat terjadi banjir.

"Perlu koordinasi yang baik dalam menyikapi persoalan banjir yang terjadi selama ini, agar setiap terjadi banjit secepatnya warga korban banjir bisa disalurkan bantuan dengan cepat," kata Hafit kepada wartawan, Senin (18/2) usai rapat koordinasi.

Dikatakan, selain melakukan koordinasi, juga perlu melakukan inventarisasi jumlah korban banjir dan bantuan tanggap darurat ke daerah rawan banjir. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya penimbunan bantuan di satu lokasi. Karena pemerintah tidak menginginkan korban banjir tidak menerima bantuan dan perhatian.

Makanya, perlu konsolidasi yang baik dan inventarisasi data korban di setiap kecamatan dan desa. Dalam hal ini, Pemkab Rohul akan bersikap cepat dan tanggap serta bersama-sama turun ke lokasi kejadian. Karena masyarakat saat ini membutuhkan perhatian pemerintah, agar beban mereka bisa terkurangi.

"Perlu pengawasan yang ketat dalam pendistribusian bantuan kepada korban banjir, agar tidak terjadi penumpukan di satu lokasi. Kita mau bantuan yang disalurkan sampai dan tepat sasaran," tukasnya. (adv/hms)






berita sebelumnya
 
       
 
  fokusriau www.rokanhulukab.go.id
PEMERINTAH KABUPATEN ROKAN HULU 2013