pemerintah daerah kabupaten rokan hulu
Home    

Tekan Angka Kelahiran, Gubri Minta Masyarakat KB
Rabu, 27 Maret 2013 - 10:18:57 WIB

Tekan Angka Kelahiran, Gubri Minta Masyarakat KB

PASIR PENGARAYAN-Bupati Rokan Hulu, H Achmad menyambut baik HUT IBI ke-62 dengan target tercapainya MDGS tahun 2015 untuk menekan angka kematian ibu melahirkan. Momentum itu diharapkan bisa meningkatkan profesionalisme kerja bidan, dalam membantu persalinan masyarakat dengan memberikan layanan yang prima.

Ada empat faktor yang dapat mempengaruhi kematian ibu saat melahirkan. Pertama, terlalu muda, terlalu tua, terlalu rapat dan terlalu dekat. Keempat faktor ini sangat berisiko terhadap angka kematian ibu dan anak. Sedangkan acuan untuk penurunan angka kematian ibu dan anak tersebut adalah dengan mengikuti program KB yang dicanangkan pemerintah.

"Karena KB bisa menunda atau membatasi kelahiran. Berdasarkan hasil penelitian para ahli,  kematian seorang ibu sangat berpengaruh terhadap anak yang ditinggalkan. Karena itu, mari ber-KB untuk menekan angka kelahiran," kata bupati membacakan amanat Gubernur Riau, HM Rusli Zainal pada Pencanangan KB Kes tingkat Provinsi Riau di Taman Kota Pasir Pengaraian, Rokan Hulu, Selasa (26/3).

Sementara Bupati kepada wartawan mengaku bangga dengan ditunjuknya Rokan Hulu sebagai tuan rumah pencanangan Bulan Bakti IBI dan KB Kes tingkat Provinsi Riau. Menurut Bupati, program KB baik dikuti masyarakat, karena bisa mengurangi resiko kematian ibu dan bayi. Selain itu bisa meningkatkan kesejateraan keluarga. Kepada masyarakat Dia meminta untuk mengikuti program KB yang telah dicanangkan pemerintah. Karena selama bulan bakti para ibu ibu yang mengikuti program KB tidak dikenakan biaya.

"Kepada masyarakat kita harapkan selama bulan bakti pencanangan KB Kes ini untuk dapat mengikutinya, karena sudah disediakan oleh pemerintah melalui Puskesmas-Puskesmas yang ada di kecamatan maupun di Desa," kata Achmad.

Sementara, Wicaksono mewakili BKKBN Pusat mengharapkan masyarakat untuk mensukseskan program KB yang sudah dicanangkan pemerintah. Dari data statistik, jumlah penduduk indonesia saat ini sudah mencapai 250 juta jiwa. Upaya pemerintah untuk menekan angka kelahiran adalah dengan menggalakkan program KB.

"Dengan berjalannya program KB ini, maka akan dapat mengurangi jumlah kelahiran bayi dan mengurangi resiko kematian ibu dan anak. Dan yang paling penting bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tukasnya.

Rangkaian Pencanangan KB Kes tingkat Provinsi Riau dilaksanakan pengobatan, pemeriksaan dan pemasangan implan secara gratis. Selain itu, juga ada pameran makanan lokal dari tim penggerak PKK kecamatan serta penampilan musik tradisional reog. (adv/hms)






berita sebelumnya
 
       
 
  fokusriau www.rokanhulukab.go.id
PEMERINTAH KABUPATEN ROKAN HULU 2013