pemerintah daerah kabupaten rokan hulu
Home    

Islamic Center Jadi Pusat Pengembangan Islam Dunia
Minggu, 07 April 2013 - 12:34:49 WIB

Islamic Center Jadi Pusat Pengembangan Islam Dunia

PASIR PENGARAYAN-Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu terus mengejar pembangunan Masjid Agung Madani Islamic Center Pasir Pengaraian. Tahun ini, pembangunan akan difokuskan pada pengerjaan bangunan penunjang pelaksanaan MTQ ke-32 Tingkat Provisni Riau, Juni nanti. Sementara pembangunan keseluruhan ditargetkan selesai 2014 mendatang.

Saat ini, pembangunan infrastruktur di Rohul terus menggeliat. Pembangunan yang dilakukan tak hanya tertuju pada infrastrukur semata, namun sektor lain yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun demikian, pembangunan infrasturktur keagamaan lebih diutamakan dalam upaya mengaktualisasikan nilai-nilai agama dan mengaplikasikannya kepada seluruh masyarakat di Rohul.

Salah satu bentuk pembangunan bidang keagamaan itu adalah pembangunan MAM Islamic Center Pasir Pengaraian. Sekarang ini, keberadaan MAM Isamic Center ini mulai dikenal luas di skala regional, nasional hingga internasional. Bahkan Pemkab Rohul optimistis, keberadaan Islamic Center ini akan jadi pusat pengembangan Islam skala internasional.

Masterplan pembangunan MAM Islamic Center berdiri megah di tanah seluas 22 hektare dan akan menjadi pusat pengembangan Islam, sekaligus sebagai objek wisata religius di kabupaten berjulukan 'Negeri Seribu Suluk' ini.

Selain mempersiapkan fisik bangunan pemkab rohul juga mempersiapkan sytem pengelolaan masjid agar dapat madiri serta tidak bergantung pada dana APBD, salah satu bukti persiapan tersebut yakni pembangunan fasilitas masjid dapat dikomersilkan untuk umum diharapkan dapat menutupi biaya operasional masjid ini.

Bupati Rokan Hulu, H Achmad mengatakan, untuk melakukan pembangunan MAM Islamic Center Pasir Pengaraian ini, menghabiskan anggaran hampir Rp148 miliar melalui anggaran tahun jamak atau mulityears. Setelah rampung tahun 2014 mendatang, Islamic Center ini akan jadi pusat pengembangan Islam internasional serta kontribusi Kabupaten Rohul dalam dalam pencapaian visi Provinsi Riau tahun 2020.

Tekat Achmad menjadikan Negeri Seribu Suluk bermarwah dan bertabat, sebelumnya telah dimulai dengan pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Quran ke-32 Tingkat Provinsi Riau yang berlangsung di Rohul Juni nanti. Sarana pendukung MAM Islamic Center Pasir Pangaraian bakal punya pemondokan tahfizul quran dan gedung serba guna.

Dalam kunjungan Bupati Rohul ke lokasi proyek pengerjaan MAM Islamic Center Pasir Pangaraian, terlihat kesiapan panitia baru 20 persen. Namun demikian, gambaran tata desain baik pemondokan dan gedung daerahnya, membuat MAM Islamic Center ini tidak hanya berskala nasional bertaraf internasional.

Dibagian lantai bawah Islmic Center diberi nama Hall Abu Bakar Siddiq. Ruang tersebut akan digunakan sebagai pusat kegiatan dan kajian keilmuan tentang Islam dilengkapi dengan sarana pendukung, seperti mobiler, kursi, panggung, infocus dari lima sisi, jam digital, sound sistem dan lainnya, perangkat itu semuanya terkoneksi.

Hall ini bisa dipergunakan untuk kegiatan tingkat regional, nasional dan internasional, selain itu ruang ini juga dilengkapi dengan 2 ruangan VIF, disebut namanya ruangan Khadijah dan Kholid Binwalid, nanti ini akan disewakan, inkam pemasukannya menjadi dana operasional MAM Islamic Center.

Selain itu, juga tersedia counter dan grosiran dengan pola berbisnis secara Islami, sebab ditempat ini akan dilengkapi dengan fasilitas ATM dari Bank Syariah, WIFI, menjual pakaian muslimah, souvenir, kaos, cendra mata, ganti pakain dan sekretariat pengurus. Gedung diciptakan  dengan konsep ibadah keilmuan ruang ini berkapasistas 1 ribu orang.

Di lokasi itu akan ditempat ruanganj untu Majelis Ulama Indonesia (MUI) Rohul, ruang itu juga disediakan ruang rapat, diskusi dan lainnya, dilengkapi dengan sound sistem, WIFI, infocus dan panggung.
           
Sedangkan pemondokan tahfizul quran juga akan ditata seoptimal mungkin. Saat ini, Pemkab Rohul sedang mencari bibit dari 16 kecamatan untuk dilatih dan bina dibina menjadi penghafal Quran. Disamping itu, tempat ini juga akan digunakan nanti sebagai  tempat pemondokan peserta MTQ ke-32 Riau.

Pemondokan alquran ini memiliki kapasitas 300 penghafal alquran dengan 150 kamar, direncanakan tempat ini juga akan menjadi salah satu venue MTQ ke 32 Provinsi Riau, progres ini diaktualisasikan sebagai konsep pembangunan mental bagi masyarakat Rohul.

Gedung Tahfizul quran juga dilengkapi dengan prasana pendukung, seperti tempat berolahraga, tersedianya air bersih, ruang Alquran secara online dilengkapi dengan terjemahan, sarahan dan tafsirnya. Sehingga para penghafal alquran bisa nyaman di ruang itu.

Alasan Pemkab Rohul memprogram ini, menurut Achmad, mengacu kepada kemajuan globalisasi sekarang ini. Jika harus dilakukan filterisasi, kalau tidak akan berdampak pada perkembangan tingkah laku generasi muda, bukan tidak mungkin akan terjadi krisis moral, jadi antisipasi preventif menyediakan dan menyiapkan mereka menjadi mental-mental penghafal alquran agar tingkah laku dan prilaku mereka dibentengi dengan ilmu keagamaan.

Dikatakan, sarana pendukung MAM Islamic Center Pasir Pangaraian akan dimanegerial semaksimal mungkin, jika selama ini biaya operasionalnya harus di tanmpung pada APBD Rohul, maka dengan program pendukung bisa menciptakan pendapatan baru untuk mendanani kegiatannya.

Sebagai muslim, Achmad menghargai pengurus, takmur termasuk imam MAM Islamic Center Pasir Pangaraian, memang kualitas mereka tidak diragukan lagi, karena mereka termasuk qori-qori internasional, maka dalam 1 bulan pendapatannya sebesar Rp15 juta. Selain itu juga sudah diangkat menjadi PNS di Rohul.

Sedangkan dai-daiyah mengisi kegiatan di MAM Islamic Center Pasir Pangaraian, termasuk orang profesional, mereka sudah bertaraf nasional, bahkan tergolong penceramah tingkat internasional, mengapa begitu ujar Achmad, sebab ilmu itu sangat berharga, jadi wajar kalau mereka diberi penghormatan lebih. (adv/hms)






berita sebelumnya
 
       
 
  fokusriau www.rokanhulukab.go.id
PEMERINTAH KABUPATEN ROKAN HULU 2013