pemerintah daerah kabupaten rokan hulu
Home    

Pemerintah Sosialisasi Perda No 7 Tahun 2012 Tentang Zakat
Rabu, 10 April 2013 - 17:37:12 WIB

Pemerintah Sosialisasi Perda No 7 Tahun 2012 Tentang Zakat

PASIR PENGARAYAN-Bupati Rokan Hulu, H Achmad mengatakan, sosialisasi pengelolaan zakat yang dipayungi Perda Nomor 7 Tahun 2012, merupakan kegiatan yang sangat baik dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat, tentang zakat sebagai salah satu kewajiban umat Islam.

Selain sebagai salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan bila sampai nisabnya, perintah zakat cukup banyak disampaikan Allah dalam Al Quran. "Jadi tidak ada alasan bagi umat Islam yang telah sampai nisabnya untuk tidak membayar zakat," ujar H Achmad dihadapan peserta sosialisasi Perda No 7 Tahun 2012 Tentang Pengelolaan Zakat, Rabu (10/4) di Pasir Pengarayan.

Dikatakan, zakat merupakan salah satu pilar strategis dalam mengurangi dan mengentaskan kemiskinan. Hal itu bisa saja terealisasi seperti yang pernah terjadi pada masa pemerintahan kalifaf sesudah Nabi Muhammad dulunya.

Sebagai bentuk komitmen pemerintah, bupati telah mengintruksikan seluruh satuan kerja untuk melakukan pembayaran zakat dengan cara potong gaji langsung setiap pegawai. Bahkan Bupati juga meminta Baznas Rokan Hulu untuk melaporkan satuan kerja yang belum maksimal menjalankan program zakat tersebut kepada dirinya.

"Bagi satuan kerja yang belum maksimal menjalankan zakatnya akan kita evaluasi. Makanya, kita minta pengurus Baznas Rokan Hulu untuk melaporkan perkembangannya kepada saya," kata Achmad.

Selain itu, bupati juga minta pengurus Baznas Rokan Hulu untuk berupaya semaksimal mungkin melakukan sosialisasi, sehingga ke depannya potensi Zakat di Rokan Hulu betul-betul menjadi salah satu pilar untuk pengentasan kemiskinan.

Diakui, hal ini merupakan tugas yang sangat berat dan banyak sekali rintangan dan hambatannya. Kendati demikian, bila dilaksanakan secara maksimal dan kontinue tentu akan dapat tercapai. "Bukan tidak mungkin, suatu saat nanti orang antri membayar zakat seperti antrinya orang membayar rekening listrik," ujarnya.

Sementara Ketua Baznas Rokan Hulu, H. Sam Rikardo mengungkapkan, Perda Nomor 7 Tahun 2012 merupakan produk hukum yang menjadi dasar hukum dan acuan dari BAZNAS Kabupaten Rokan Hulu dalam melaksanakan tugas dan fungsinya. Agar masyarakat dan semua kompenen di Kabupaten Rokan Hulu ini tahu, menurut Sam, perlu dilakukan sosialisasi.

"Kalau kali ini kita mensosialisasikanya kepada semua SKPD dan Instansi vertikal di Rokan Hulu. Nantinya, juga akan disosialisasikan juga kepada pemerintah kecamatan, seperti Kepala KUA, UPTD, kepala desa, perusahaan swasta, kontraktor dan kelompok masyarakat lainnya," ujarnya.

Pada sosialisasi tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Rokan Hulu, H. Ahmad Supardi Hasibuan narasumber dengan panjang lebar menjelaskan tentang kewajiban melaksanakan zakat bagi umat Islam. Menurut Ahmad yang juga sebagai Ketua Dewan Pengawas Baznas Rokan Hulu, Zakat merupakan satu-satunya dari lima rukun Islam yang agak terabaikan. Hal itu mungkin dikarenakan Zakat sifatnya mengeluarkan atau memberikan harta kepada orang orang lain jagi terasa agak berat.

Sementara rukun Islam lainnya tidak, karena sifatnya lebih untuk individu atau untuk diri sendiri. Padahal, semua rukun Islam itu tidak boleh dianak tirikan, apalagi sampai tidak melaksanakannya.

Terkait tidak adanya saksi bagi yang tidak membayarkan zakat dalam Perda nomor 7 tahun 2012 tersebut, Ahmad Supardi tidak terlau mempermasalahkannya. Karena hakikatnya, sanksi bagi orang yang sampai nisab dan tidak mengeluarkan zakatnya sangat besar. "Sanksinya diakhirat nanti harta yang tidak dikeluarkan zakatnya itu akan menggrogotinya," tukasnya. (adv/hms)






berita sebelumnya
 
       
 
  fokusriau www.rokanhulukab.go.id
PEMERINTAH KABUPATEN ROKAN HULU 2013