Usai Deklarasi, Pasangan Petahana Rudi-Amsakar Daftar ke KPU Batam

oleh -2 views
Pasangan petahana Rudi-Amsakar kembali maju dalam Pilwalkot Batam 2020. (Foto: CNNIndonesia)

BATAM-Pasangan petahana walikota dan wakil walikota Batam HM Rudi dan Amsakar Achmad, kembali maju di Pilkada serentak 2020. Usai deklarasi, pasangan ini kemudian mendaftar ke Kantor Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam di Kecamatan Sekupang, Jumat (4/9/2020).

Rudi-Amsakar tiba di Kantor KPU Kota Batam sekitar pukul 15.30 WIB. Pasangan ini menyerahkan formulir pendaftaran untuk Pilwakot kepada komisioner KPU.

Sebelumnya, pasangan petahana ini melaksanakan deklarasi bersama sejumlah parpol dan simpatisan di Lapangan Auto Cafe, Tiban, Kecamatan Sekupang, sekitar pukul 14.00 WIB.

Dalam deklarasi itu, Rudi-Amsakar mengucapkan terima kasih kepada parpol dan simpatisan yang kembali memberikan kepercayaan kepada mereka untuk memimpin Batam satu periode ke depan.

Pasangan petahana Rudi-Amsakar diusung delapan partai, Partai Nasdem, Golkar, PKS, PAN, Hanura, PSI, Demokrat dan PPP. Hal ini tak jauh berbeda dengan jumlah partai pengusung pada periode sebelumnya.

“Jumlah parpol yang mendukung kami sekarang, hampir sama dengan jumlah parpol yang mendukung kami pada Pilwakot periode lalu. Maka, kami yakin, kami bisa merebut kembali suara masyarakat,” kata Rudi saat deklarasi.

Ketua KPU Kota Batam Herigen Agusti mengatakan, pihaknya telah menerima berkas pendaftaran Rudi-Amsakar. Selanjutnya, KPU Kota Batam melakukan verifikasi terhadap dokumen yang diberikan pasangan baakal calon wali kota dan wakil wali kota Batam.

“Verifikasi awal, kami akan meminta data diri dari para pengurus parpol yang mengusung pasangan ini,” kata Herigen.

Herigen menjelaskan, untuk pendaftaran calon wali kota dan wakil wali kota Batam, setiap pasangan bakal calon harus memperoleh dukungan minimal 20 persen dari jumlah kursi atau 10 kursi di DPRD Batam.

Selain itu, ada persyaratan lain yang harus dipenuhi setiap pasangan bakal calon yang mendaftar, yaitu surat keterangan tindak pidana, narkoba dan nantinya akan dilanjutkan dengan tes kesehatan. “Kalau nanti ada yang belum lengkap, masih ada waktu untuk melengkapi,” tukasnya. (*)

Sumber: CNNIndonesia