Diduga Rem Blong, Tronton Seruduk Bus, Minibus dan Sepeda Motor

oleh -0 views
Polisi sedang mengatur lalu lintas usai kecelakaan beruntun di Malibo Anai. (Foto: Istimewa)

TANAH DATAR–Kecelakaan beruntun terjadi di kawasan wisata air terjun Lembah Anai, Nagari Singgalang, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Rabu pagi. Sejumlah kendaraan minibus, bus dan sepeda motor diseruduk tronton yang diduga mengalami rem blong.

Kejadian naas berlangsung tepat di objek wisata air terjun Lembah Anai dan mengakibatkan sedikitnya empat mobil minibus ringsek, satu bus pengangkut barang masuk sungai dan satu sepeda motor ikut ringsek.

Informasi yang diperoleh menyebut, ada sembilan kendaraan rusak berat. Satlantas Polres Padang Panjang menyebut, kejadian bermula saat tronton dengan nomor polisi BK 9991 XA datang dari Padang Panjang menuju Kota Padang. Setibanya di lokasi, rem truk yang diduga blong tak mampu mengendalikan lajunya.

Sebelum berhenti di tikungan dekat air terjun Lembah Anai, truk menabrak minibus Toyota Agya BK 1875 YR, Toyota Kijang BA 1484 IH, Toyota Avanza BM 1770 JZ, minibus BA 7079 SU, Avanza BM 1210 PG, Avanza BM 1169 YM, Toyota Rush BA 1670 ME dan Avanza BE 1607 KM.

Kapolres Padang Panjang AKBP Apri Wibowo yang turun langsung ke lokasi kejadian mengatakan, korban-korban yang mengalami luka-luka sudah dievakuasi ke rumah sakit terdekat di Kota Padang Panjang.

“Korban sudah dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Kendaraan yang terlibat kini sedang dievakuasi petugas dari Satlantas Padang Panjang dan jajaran terkait. Petugas juga sedang bekerja keras mengatur arus kendaraan yang tersendat di jalur utama Padang-Bukittinggi ini,” ujarnya.

Dikatakan, berdasarkan laporan dan analisa petugas di lapangan, peristiwa terjadi di jalan yang beraspal baik, lebar, dan tikungan ke kanan bila dilihat dari arah Padang Panjang menuju Padang. Sedangkan jalan dilengkapi marka jalan tidak terputus-putus.

Akibat dari peristiwa, sejumlah kendaraan rusak dan penumpangnya mengalami luka-luka. Kerugian ditaksir mencapai angka Rp50 juta. “Petugas tengah melakukan penyelidikan atas peristiwa ini, untuk mendapat informasi pasti penyebab kecelakaan,” tukasnya. (*)

Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: TopSatu