Awalnya Lihat Chat WA Pacar, Pria Ini Kemudian Ditemukan Gantung Diri di Kamar Kos Kekasihnya

Pemuda berinisial OF (23) ditemukan tewas gantung diri di kamar kos pacarnya. (Foto: TribunPekanbaru)

PEKANBARU-Seorang pemuda berinisial OF (23) ditemukan tewas gantung diri di kamar kos pacarnya di Jalan Garuda Sakti, KM 2, Jalan Melur, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru, Riau, Rabu malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Setelah divisum di rumah sakit, jenazahnya kemudian dibawa pihak keluarga ke kampung halamannya di Sumatera Barat (Sumbar). “Sudah pagi dibawa ke Limapuluh Kota, Sumbar,” kata Kapolsek Tampan, Kompol Hotmartua Pasaribu kepada wartawan, Kamis (25/2/2021).

Dikatakan, mayat korban hanya divisum luar. Karena pihak keluarga tidak bersedia untuk dilakukan autopsi. Menurut Kompol Hotmartua, awalnya korban diketahui datang ke kos pacarnya, Adilla (21). Keduanya sudah berpacaran sekitar 3 tahun.

“Saat itu korban membuka-buka handphone pacarnya dan membaca percakapan WhatsApp pacarnya dengan laki-laki lain,” kata Kompol Ambarita, Kamis (25/2/2021).

Disebut, sempat terjadi pertengkaran antara korban dengan pacarnya itu. Selanjutnya, korban menyuruh pacarnya untuk membeli makanan. Tak berselang lama, pacar korban kembali ke kamar kos membawa makanan.

Saksi memanggil-manggil korban dan menggendor pintu. Namun tidak ada jawaban. Pacar korban itu kemudian melihat ada rangkaian kain jilbab terikat di ventilasi atas pintu kamar kos.

Saksi Adilla lalu berteriak minta tolong, karena menduga korban bunuh diri. Teriakan saksi itu kemudian memancing perhatian warga lainnya yang langsung mendatangi lokasi. Pintu kamar kos pun terpaksa didobrak.

Pemandangan tragis pun tampak di depan mata. Korban didapati dalam keadaan tergantung di pintu kamar kos. Lehernya terjerat jilbab yang dirangkai dan satu ujungnya digantung di ventilasi.

Tubuh korban lalu diturunkan dan diletakkan di kasur. Peristiwa itu dilaporkan warga ke Ketua RT setempat, yang meneruskan informasinya ke personel Bhabinkamtibmas. “Personel Bhabinkamtibmas melaporkan ke kita. Tim langsung mendatangi lokasi. Dilakukan pemasangan police line, identifikasi dan olah TKP,” ulas Ambarita.

Kapolsek menambahkan, mayat korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk kepentingan visum. (*)


Sumber: TribunPekanbaru

Tentang Penulis: Boy Surya Hamta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *