Keluar Kamar Mandi Berbalut Handuk, Mama Muda di Kuansing Dicabuli Teman Suami

oleh -1 views
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

KUANSING-Seorang wanita muda berinisial YM (31) di Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuansing, Riau mengalami perbuatan tak senonoh dari teman suaminya, Sabtu (13/2/2021). Saat kejadian, dia tengah ke kamar mandi di belakang rumah untuk mandi dan mencuci.

Namun tanpa disangka, teman suaminya berinisial Y ternyata telah mengintai YM dari luar kamar mandi dengan niat buruk. Y sendiri merupakan teman suami YM yang sedang bertamu ke rumahnya.

Namun, Y tidur dalam warung korban. Kamar mandi korban berada di belakang rumah dengan jarak sekitar 4 meter dari rumah. Pagi itu, sekitar pukul 06.10 WIB, korban ke kamar mandi untuk mandi serra mencuci pakaian.

Berselang beberapa menit, sekira pukul 06.30 Wib, pelaku terbangun dan hendak buang air kecil di samping warung. Saat buang air kecil, pelaku mendengar ada suara yang sedang mandi. Melihat hal itu, munculah niat buruk Y untuk merudapaksa YM.

Y kemudian mengintai korban keluar dari kamar mandi dengan berdiri di samping kamar mandi. YM yang tak tau diintai, keluar dengan hanya berbalut handuk. Tetiba YM disergap dari belakang dan mulutnya dibekap telapak tangan Y.

“Tangan kanan menutup mulut korban, sedangkan tangan kiri memegang dada korban. Begitu pengaku pelaku dalam keterangannya kepada penyidik,” kata Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Kuansing, Samsul Sitinjak, Jumat kemarin.

Pelaku kemudian memeluk dan meremas payudara korban begitu YM keluar. Aksi pelaku membuat korban syok. YM yang panik berhasil berteriak dan mengigit salah satu jari pelaku. Korban kemudian memutar tubuhnya sehingga berhadapan dengan pelaku.

Pelaku yang ketakutan aksinya diketahui warga langsung lari ke semak-semak. Teriakan YM ternyata didengar suaminya dan seorang warga lain. Beruntung mama muda itu selamat dari aksi bejat Y. Pelaku yang sempat kabur kemudian diamankan polisi.

Berkas perkara pencabulan ini sudah masuk ke Kejaksaan Negeri Kuansing. Namun berkasnya dinyatakan belum lengkap. “Berkas sudah masuk. Tapi masih P-19. Masih ada yang harus dilengkapi penyidik,” kata Samsul. (*)


Sumber: TribunPekanbaru