Berdalih Antarkan Korban ke Dukun, Saat Buang Air Kecil Pelaku Bawa Kabur Motor

oleh -0 views
Pelaku dan barang bukti diamankan polisi. (Foto: Obrin/FokusRiau.Com)

INDRAGIRI HULU-Polsek Rengat Barat mengungkap kasus penggelapan kendaraan bermotor yang selama ini meresahkan masyarakat. Modus yang digunakan pelaku terbilang aneh, mengantarkan korban ke rumah dukun lalu membawa kabur sepeda motor korban saat istirahat dalam perjalanan.

Seperti dilakukan tersangka EM alias Endi alias Garong (35). Setelah beberapa kali membawa kabur sepeda motor korban, dia akhirnya diringkus Unit Reskrim Polsek Rengat Barat, Rabu (14/4/2021) pukul 10.00 WIB.

Kapolres AKBP Efrizal melalui PS Paur Humas Aipda Misran, Kamis siang menjelaskan, beberapa hari sebelum kejadian, pelaku bertemu korban, Sahro (52), warga pasar Ukui, Kabupaten Pelalawan.

Pelaku mengajak korban bertemu dengan dukun terkenal di Desa Tanah Datar, Kecamatan Rengat Barat dan dipercaya bisa mengobati anak korban. Entah mengapa, korban yang akrab dipanggil Mbah percaya begitu saja dengan pelaku yang baru saja dikenalnya di pasar Ukui.

Pada hari yang ditetapkan, Selasa (5/1/2021) pukul 10.00 WIB, korban dan pelaku berangkat menuju Desa Tanah Datar mengendarai sepeda motor korban jenis Honda Supra X 125 dengan plat Nopol BM 3315 IP.

Sekitar pukul 12.30 WIB, korban dan pelaku tiba di Desa Tanah Datar. Korban merasa penat dan ingin berisitirahat sejenak dipinggir jalan desa, sekaligus buang air kecil ke semak belukar pinggir jalan. Sementara sepeda motor korban diparkir dan kuncinya tergantung.

Saat buang air, korban mendengar sepeda motornya distarterpelaku. Kontan korban berteriak dan menanyakan pelaku hendak kemana. Pelaku menjawab ingin mencari gelas untuk dibawa berobat ke dukun. Korban ingin ikut, tapi dilarang pelaku dengan alasan pergi sebentar.

Sekitar 1 jam menunggu, pelaku tak kunjung kembali. Korban mulai panik dan perasaannya tak enak. Korban mengambil handphone dari kantong celananya dan nomor telepon pelaku. Saat itu, pelaku meminta korban sabar menunggu karena dia sedang menjemput orang yang punya gelas.