Jalan Lintas Sumbar-Riau di Kampar Putus Total Akibat Longsor, Inilah Kondisi Terkini!

Longsor di Rantau Barangin, Jalan Lintas Riau-Sumbar putus total. (Foto: Istimewa)

KAMPAR-Ruas jalan Lintar Sumbar-Riau yang sempat putus akibar longsor kini mulai membaik. Longsoran berupa tanah dan bebatuan dari bukit di sisi jalan terjadi, Jumat sore pukul 17.45 WIB.

Kasat Lantas Polres Kampar, AKP Angga Wahyu Prihantoro menyebut, longsor di jalan lintas Sumbar-Riau, KM 77, Desa Merangin, Kabupaten Kampar. Pohon besar ikut tumbang dan menutup seluruh badan jalan.

Terkait kejadian ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan tim BPBD dan Dinas PUPR setempat, termasuk TNI dan PLN. “Kita berupaya membuka jalan sampai selesai pukul 23.30 WIB (tadi malam). Arus sudah mulai dicairkan kendaraan sudah bisa dilewati,” kata AKP Angga, Sabtu (8/5/2021).

Setelah itu didatangkan alat dari vendor PLN dari Pekanbaru untuk menata kembali kabel yang sempat ikut terbawa longsoran tanah dan pohon. “Pukul 2 dini hari tadi semua sudah bersih. Saat ini situasi sudah lancar baik dari arah Pekanbaru ke Sumbar maupun sebaliknya,” ungkapnya.

Kendaraan berat pun sudah mulai bisa melintas. Namun saat di pos penyekatan di Kecamatan XIII Koto Kampar, kendaraan akan dicek lagi. “Jadi yang bisa (melintas di pos penyekatan) kendaraan barang, angkutan dan sayur saja,” tuturnya.

Angga membeberkan, arus lalu lintas sempat lumpuh total terhitung sejak pukul 18.15 WIB sore kemarin hingga 23.15 WIB malam tadi. “Untuk kendaraan kecil kita beri solusi alternatif melalui jalur lintas ke arah Rohul, yang ke tembus Tabik Gadang, Pulau Gadang di XII Koto,” urainya.

“Untuk sumbu roda berat kemaren memang harus kita tepikan, menunggu pembersihan jalur baru bisa lewat,” sambung dia.

Ditanya apakah jalur sudah bersih total, atau masih ada pembersihan, AKP Angga memaparkan, untuk badan jalan sementara sudah bersih.

“Namun untuk yang di tebing dilihat dari PLN menyampaikan akan dibersihkan lanjut sambil bertahap, antisipasi biar tidak ada longsoran lagi. Ini juga dipengaruhi curah hujan nanti,” ujarnya.

Kendati begitu ditambahkan Angga, pihak PLN dan PUPR sudah menyiagakan alat berat di lokasi. “Kemaren memang cukup tinggi curah hujannya. Kita terus memonitor situasi manakala dibutuhkan untuk pembersihan lanjutan kita siap turun membantu mengatur lalin. Sehingga petugas di lapangan bisa leluasa mengerjakan itu,” tukasnya. (*)


Sumber: TribunPekanbaru

Tentang Penulis: Boy Surya Hamta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *