Gojek-Tokopedia Bergabung, Kini Berganti Nama Menjadi GoTo

Ilustrasi. Gojek dan Tokopedia resmi bergabung. (Foto: Istimewa)

Dalam perusahaan baru ini, Andre Soelistiyo akan didapuk sebagai CEO GoTo Group dan Patrick Cao sebagai President GoTo. Kevin Aluwi sebagai CEO Gojek dan Wiliam Tanuwijaya sebagai CEO Tokopedia.

Andre juga akan terus memimpin pembayaran dan layanan keuangan, di bawah merek baru GoTo Financial yang mencakup GoPay serta penawaran layanan pedagang dan keuangan Grup.

Sementara terkait rencana IPO, Bursa Efek Indonesia (BEI) mengatakan mengebut pencatatan saham perdana (initial public offering/IPO) tiga perusahaan start up kelas kakap di tahun ini. Saat ini sudah ada tiga start up yang menyampaikan pendaftaran IPO-nya ini.

Direktur Utama BEI Inarno Djajadi mengatakan pendaftaran IPO telah dilakukan oleh perusahaan-perusahaan tersebut. “Sudah masuk filling-nya. Nah ya kita kejarlah semoga tahun ini bisa melantai,” kata Inarno, Senin (17/5/2021).

Tiga perusahaan yang disebut-sebut pelaku pasar yang telah mengajukan dokumen IPO-nya ke bursa adalah Gojek, Bukalapak dan Traveloka. Namun hal ini tak segera dikonfirmasi oleh pihak bursa.

Untuk diketahui GoTo memang dikabarkan akan IPO di tahun. Menurut perhitungan Bloomberg valuasi gabungan Gojek-Tokopedia akan menghasilkan nilai kapitalisasi pasar senilai US$ 35 miliar sampai dengan US$ 40 miliar atau kisaran Rp 490 triliun – Rp 560 triliun dengan kurs Rp 14.000 per US$.

Jika target dana yang dihimpun dalam IPO sebesar 10 persen saja dari valuasi keduanya, nilainya mencapai Rp49 triliun sampai dengan Rp56 triliun. (*)


Sumber: CNBCIndonesia

banner 325x300