Petaka Obat Kuat, Berencana Puaskan Istri Tapi Ditolak, Adik Ipar Jadi Sasaran

oleh -41 views
Ilustrasi minum obat juat. (Foto: Istimewa)

TANGSEL-Minum obat kuat membawa petaka bagi pria berinisial KTM (27) ini. Setelah obat kuat ditelan, ternyata istrinya menolak berhubungan ranjang. Akibatnya, adik ipar jadi sasaran pelampiasan. Kejadian tersebut berlangsung di Jalan Pajajaran, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Berawal dari niat memuaskan istri di ranjang, KTM minum obat kuat untuk meningkatkan vitalitas jelang berhubungan intim dengan istri pada malam Jumat. Obat kuat yang diminumnya pun membuat KTM tak mampu mengendalikan libidonya.

Karena ditolak sang istri, KTM kemudian mendatangi adik perempuan istrinya di rumah mertua. Kabar tersebut dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Pamulang, Iptu Darsono Iskandar saat ditemui di Mapolsek Pamulang.

Menurutnya, tersangka aksi percobaan pemerkosaan yang berinisial KTM (27) merupakan kakak ipar korban berinisial AS (18). “Masih ada hubungan keluarga. Pelaku ini adalah kakak ipar,” kata Iskandar saat ditemui di Mapolsek Pamulang, Jumat (4/6/2021).

Iskandar menuturkan, motif pelaku nekat mencoba memperkosa adik iparnya akibat sedang dalam pengaruh obat kuat. Kata Iskandar, pelaku meminum obat kuat tersebut dengan niat bersetubuh dengan sang istri yang merupakan kakak korban.

Namun, sang istri menolak diajak berhubungan intim dengan pelaku hingga nekat menyambangi kediaman mertuanya untuk menyetubuhi sang korban. Bahkan, pelaku membawa sebilah golok ke kediaman korban agar dapat melancarkan aksi bejatnya tersebut.

“Pengakuan tersangka adalah habis minum jamu di sebuah warung jamu kuat. Jadi ada hasrat untuk melakukan persetubuhan dan karena istrinya tidak melayani hingga akhirnya melampiaskan adik iparnya,” ulasnya.

Saat ini, pelaku telah ditangkap petugas Kanit Reskrim Polsek Pamulag guna penyidikan lebih lanjut. (*)


Sumber: TribunPekanbaru

Tentang Penulis: Boy Surya Hamta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *