Candaan Bupati Rezita Cukup Ampuh Hilangkan Kecemasan Anak Jelang Disunat

Bupati Rezita berbincang dan bercanda dengan peserta sunatan massal. (Foto: Obrin/FokusRiau.Com)

INDRAGIRI HULU-Candaan Bupati Rezita tampaknya cukup ampuh menghilangkan kecemasan anak-anak yang tengah bersiap mengikuti sunatan massal di Aula Kantor Camat Rengat, Rabu (1/9/2021) pagi.

Senda gurau dengan beberapa anak dilakukan Rezita untuk menghilangkan ketakutan yang tersirat di wajah mereka jelang namanya dipanggil. Seketika, kecemasan anak-anak tersebut berubah semringah.

Pada kesempatan itu, Rezita juga menyerahkan bantuan berupa kain sarung dan beberapa hadiah lainnya kepada peserta sunatan massal yang digelar turin setiap tahun oleh Pemkab Inhu.

Tahun ini, sunatan massal berlangsung di 14 kecamatan untuk beberapa hari ke depan. Hari pertama berlangsung di dua kecamatan, Rengat dan Rengat Barat. Bupati Rezita, Kapolres AKBP Bactiar Alponso dan istri, Kadis Kesehatan Elis Julinarti, Camat Rengat Sustiono dan sejumlah kepala OPD Pemkab Inhu tampak hadir.

Rezita menyebut, sejak 10 tahun terakhir pelaksanaan sunat massal tercatat ada 12.320 anak mengikutinya. Semua gratis. Tahun ini, kata Rezita, bertambah 280 peserta.

Dengan demikian, total peserta sampai tahun ke-11 mencapai 12.660. Rezita berharap, pemenuhan hak-hak anak memang menjadi perhatian pemerintah.

Camat Sustiono menambahkan, sunatan massal di Rengat diikuti 21 anak. “Ada 21 anak mengikuti sunat masal kali ini. Program ini tentunya sangat membantu masyarakat,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Wakil Bupati Junaidi Rachmat yang menghadiri sunat massal di Aula Kantor Camat Rengat Barat tampak didampingi Camat Hendry.

Hendri mengatakan, ada 20 anak mengikuti sunat massal tahun ini. Kegiatan ini tentu sangat membantu masyarakat. Karena bisa mengurangi beban orang tua yang kurang mampu akibat dampak pendemi Covid 19. 

“Terima kasih kepada Pemkab Inhu yang telah membantu masyarakat sekitar. Orang tua berkeinginan anaknya disunat, namun terkendala biaya kini bisa disunat,” ujarnya. (*)

Penulis: Obrin
Editor: Boy Surya Hamta