Pemko Padang Targetkan Vaksin 45.000 Pelajar SMP

Seorang perawat menunjukkan vaksin sinovac biotech. (Foto:AFP/Silvio Avila)

PADANG-Pemko Padang menargetkan 45.000 pelajar SMP bisa memperoleh vaksinasi. Walikota Hendri Septa menyebut, hal itu dilakukan sebagai persiapan jelang dimulainya pembelajaran tatap muka (PTM).

Vaksinasi untuk pelajar SMP ditargetkan selesai 16 September 2021. Setiap pelajar yang akan mendapat vaksinasi harus memperoleh izin orang tua.

“Tapi sejauh ini vaksinasi berjalan lancar dan orang tua memberikan dukungan luar biasa,” ujar Hendri kepada wartawan, Senin (13/9/2021) di Padang.

Menurut Hendri, belajar tatap muka di Kota Padang baru bisa dimulai bila status PPKM turun dari level 4. Kota Padang saat ini berada di PPKM Level 4. “Kita mengikuti aturan dari pemerintah pusat. Daerah yang berada di PPKM Level 4 tidak boleh menggelar sekolah tatap muka,” ujarnya.

Sementara itu, realisasi target vaksinasi di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) sampai pertengahan September 2021 belum mencapai 50 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Feri Mulyani menjelaskan, secara keseluruhan target vaksinasi di Padang sebanyak 270.000 orang. Tapi yang divaksin hingga September 2021 belum ada separuhnya

“Untuk vaksinasi tahap satu capaian kita sudah 33 persen dan tahap kedua sudah 20 persen,” ujar Feri Mulyani melalui telepon, Selasa (14/9/2021).

Dia menyebut, pencapaian target vaksinasi tidak bisa dalam hitungan hari. “Untuk melakukan vaksinasi itu tidak bisa satu hari. Jadi kita akan terus melakukan vaksinasi sampai mencapai target,” ujar Feri.

Untuk mencapai target vaksinasi 270.000 warga, Dinas Kesehatan Kota Padang menyasar vaksinasi pelajar. “Saat ini kami melakukan vaksinasi massal menyasar para siswa. Itu salah satu cara untuk mencapai target,” kata Feri.

Meski capaian vaksinasi di Kota Padang rendah, Feri mengklaim, kesadaran masyarakat untuk melakukan vaksinasi sudah mulai tinggi. Dia juga mengimbau warga yang sudah melakukan vaksinasi agar tetap mematuhi protokol kesehatan sebab warga sudah divaksin pun masih bisa terpapar Covid-19.

“Mari patuhi protokol kesehatan, gunakan masker, cuci tangan dan selalu menjaga jarak,” katanya. (*)


Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Kompas.com