Rencana Mancing Batal, Pompong Terbalik Dihantam Gelombang, Tim SAR Temukan Jasad Warga Rengat Mengapung di Sungai Indragiri

oleh -131 views
Tim SAR KPPB bersama masyarakat berhasil menemukan dan mengevakuasi jasad korban. (Foto: Obrin/FokusRiau.Com)

INDRAGIRI HULU, FOKUSRIAU.COM-Setelah dua hari melakukan pencarian, tim SAR Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) bersama masyarakat akhirnya menemukan jasad Muhammad Ilham.

Warga Kampung Besar Seberang, Kecamatan Rengat, Kabupaten Inhu, Riau itu diketahui tengelam dan hilang di Sungai Indragiri, Minggu kemarin.

“Korban ditemukan mengapung di tengah sungai dalam kondisi sudah tidak bernyawa sekira pukul 16.20 Wib,” ujar Kepala KPBD Inhu, Ergusfian kepada FokusRiau.Com, Senin (18/10/2021) sore.

Dikatakan, pencairan korban melibatkan 20 personil dan masyarakat. “Kita melakukan pencarian menggunakan dua perahu karet dan satu perahu fiber selama dua hari. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” ujarnya.

Kronologi Kejadian
Sementara itu, Kapolres AKBP Bachtiar Alponso melalui Paur Humas Misran menyatakan, jasad korban dievakuasi Tim SAR KPBD Inhu dibantu masyarakat setempat.

Jasad korban kemudian dibawa ke RSUD Indrasari untuk dilakukan visum Et Repertum. Namun paman korban, M. Syamsuri mewakili pihak kelurga korban menolak untuk dilakukan autopsi dan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dengan membuat surat pernyataan. 

Dengan demikian, jasad Muhammad Ilham akhirnya dibawa ke rumah duka dan disemayamkan untuk selanjutnya dikebumikan di TPU Kampung Besar Seberang, Kecamatan Rengat.

Disampaikan, korban diketahui tenggelam Minggu sekira pukul 08.30 wib di aliran sungai Indragiri. Awalnya, korban bersama tiga temannya berangkat dari Desa Kampung Besar untuk memancing menggunakan pompong dan sampan warga. 

Sesampainya di lokasi, pompong dan sampan yang dinaiki korban berpapasan dengan pompong besar yang mengangkut batu. Begitu pompong besar tersebut lewat menimbulkan gelombang cukup besar. Sebelumnya, salah seorang teman korban sudah mengingatkan agar korban pindah ke belakang.

Namun korban tetap duduk di depan. Akibat gelombang air yang cukup besar tersebut, pompong korban dan teman-temannya oleng lalu tenggelam. Teman korban berusaha berenang ke pinggir sungai. Namun korban sudah tidak terlihat.

“Teman korban langsung¬†menghubungi orang tua korban dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Inhu. Setelah berkoordinasi dengan BPBD Inhu dilakukan upaya pencarian. Senin sore, jasad korban baru ditemukan mengapung di sungai,” urainya. (*)

Penulis: Obrin
Editor: Boy Surya Hamta

9 / 100