Bupati Sukiman Evaluasi Kinerja OPD, Ada 7 Poin Penting Disampaikan

oleh -10 Dilihat
Bupati Sukiman memimpin rapat evaluasi. (Foto: Istimewa)

ROHUL, FOKUSRIAU.COM-Bupati Sukiman melakukan evaluasi kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Senin (1/11/2021). Evaluasi tersebut merupakan langkah bupati dalam memastikan kinerja OPD sesuai target.

Selain bupati, hadir juga Wabup Indra Gunawan, Pj Sekda Muhamad Zaki, Inspektur Kabupaten Helfiskar dan kepala OPD Pemkab Rohul.

Bupati kepada para peserta rapat menekankan 7 poin penting kebijakan dan kinerja yang harus dilakukan OPD menjelang tahun anggaran 2021 berakhir. Pertama, OPD diminta segera menyelesaikan kegiatan dan pertanggungjawaban administrasi maupun keuangan, agar tidak terjadi penunggakan dan kegiatan yang tidak lengkap di akhir tahun.

Kedua, walau masih pandemi Covid-19, kepala OPD diminta tetap melaksanakan pengawasan melekat kepada staf dalam menjalankan tugas pokok fungsi (Tupoksi). Sehingga tidak ada masyarakat yang dirugikan dalam pelayanan pemerintah.

“Situasi pandemi jangan dimanfaatkan sebagai alasan tidak melaksanakan tugas ke kantor, tapi justru dimanfaatkan untuk hal lain atau melalaikan pekerjaan,” tuturnya.

Arahan ketiga bupati tentang peringatan kepada kepala OPD agar menjadi contoh dan tauladan bagi staf dan bawahannya serta mempedomani hal-hal yang berhubungan dengan kepemimpinan.

Bupati turut menekankan OPD agar anggaran yang sudah dialokasikan dalam APBD 2021 dapat direalisasikan dengan teliti dan sesuai regulasi. Sehingga tidak ada permasalahan hukum dikemudian hari.

Pelaksanaan kegiatan APBD Perubahan juga harus diperhitungkan dengan cermat, sehingga dapat dilaksanakan tepat waktu, tepat sasaran dan dilengkapi dengan kajian risiko serta pertanggungjawaban administrasi dan keuangan yang lengkap.

“Tetap waspada, bertanggung jawab dengan pekerjaan yang dilaksanakan,” point ke 6 penekanan Sukiman pada kepala OPD.

Terakhir, bupati menekankan OPD untuk menjaga soliditas, saling dukung dan menjauhkan ego sektoral dami menciptakan harmonisasi pemerintahan sehingga dapat fokus menjalankan pembangunan.

“Jangan terjadi pengkotak-kotakan, justru harus bersinergi dan isi mengisi serta melengkapi untuk Rokan Hulu maju,” tukasnya. (adv)

10 / 100