Memahami Kandungan Zikir Hasbunallah Wanikmal Wakil, Rahasia Hadapi Kesulitan

oleh -837 views
Ilustrasi. (Foto: AP Photo/Dar Yasin)

PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Salah satu bacaan dzikir yang memiliki kandungan istimewa adalah Hasbunallah wanikmal wakil. Meskipun terlihat singkat dan sederhana, namun keistimewaan kandungannya ternyata luar biasa.

Dalam buku Ibadah-ibadah Terbaik saat Engkau Diuji Kesusahan dan Kesulitan karya Maswan Abdullah dijelaskan berbagai kandungan zikir tersebut.

“Dengan membaca dzikir tersebut, kita menyatakan diri kepada Allah SWT bahwa dalam keadaan apapun atau ketika menghadapi masalah apapun kita hanya pasrah kepada Allah SWT dan menjadikanNya sebagai tempat bersandar,” tulis Maswan Abdullah.

Lalu, apa arti dari kalimat ‘Hasbunallah wanikmal wakil’ tersebut?

حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ

Bacaan latin: Hasbunallah wanikmal wakil

Artinya: “Cukuplah Allah (menjadi penolong) bagi kami dan Dia sebaik-baik pelindung.”

Tidak hanya memiliki kandungan luar biasa, keistimewaan lain dari dzikir tersebut bahkan diabadikan Allah SWT dalam firmanNya melalui surat Ali Imran ayat 173. Berikut bunyi bacaannya,

الَّذِينَ قَالَ لَهُمُ النَّاسُ إِنَّ النَّاسَ قَدْ جَمَعُوا لَكُمْ فَاخْشَوْهُمْ فَزَادَهُمْ إِيمَانًا وَقَالُوا حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ

Artinya: (Yaitu) orang-orang (yang menaati Allah dan Rasul) yang ketika ada orang-orang mengatakan kepadanya, “Orang-orang (Quraisy) telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka,” ternyata (ucapan) itu menambah (kuat) iman mereka dan mereka menjawab, “Cukuplah Allah (menjadi penolong) bagi kami dan Dia sebaik-baik pelindung.”

Bahkan, dzikir tersebut adalah dzikir yang biasa dilafalkan nabi dan rasul saat menghadapi kesulitan. Salah satunya dijelaskan dalam suatu riwayat hadits Bukhari yang dinukil dari Ibnu Abbas RA.

Saat itu, Nabi Ibrahim AS hendak dilemparkan ke dalam kobaran api oleh kaum Quraisy. Namun, dengan penuh keyakinan beliau justru mengucapkan kalimat ‘Hasbunallah Wanikmal Wakil’.

Dari Ibnu Abbas RA, ia berkata, “Hasbunallah wanikmal wakil,” kalimat ini pernah dibaca oleh Nabi Ibrahim AS ketika beliau dilemparkan ke dalam api, dan juga dibaca oleh Nabi Muhammad SAW ketika orang-orang kafir mengatakan, “Sesungguhnya orang-orang Quraisy telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kalian. Oleh karena itu takutlah kelian kepada mereka,”

Akan tetapi, perkataan itu malah menambah keimanan mereka serta mereka mengucapkan, “Hasbiyallahu wanikmal wakil,” (HR Bukhari).

Berdasarkan penjelasan hadits di atas, Nabi Muhammad SAW turut membaca dzikir ‘Hasbunallah wanikmal wakil’. Hal ini senada dengan penjelasan dari Habib Muhammad Al Attas dalam siaran Youtube bertajuk ‘Rahasia Besar Hasbunallah Wa Ni’Mal Wakil’.

“Begitu pula yang mengamalkan ‘Hasbunallah wanikmal wakil’ bukan hanya Nabi Ibrahim, begitu juga sayyidina Muhammad SAW. Rasulullah mengamalkan itu,” kata Habib Muhammad Al Attas melalui channel Youtube Binmuhdor TV, dikutip Rabu (10/11/2021).

Pimpinan Majelis Dzikir dan Sholawat Darusshofa Samarinda itu pun menjelaskan salah satu kekuatan dari kalimat tersebut.

Umat muslim yang meyakini bahwa Allah SWT adalah satu-satunya pelindung, akan memohon kepadaNya dalam menemui keadaan sulit.

“Tidak ada takutnya orang beriman karena ada pelindung yang sejati dalam keadaan susah atau senang melindungi kita. Siapa itu? Allah SWT,” kata dia.

Salah satu keutamaan dari berlindung dan bersandar kepada Allah SWT juga dijelaskan dalam surat At Talaq ayat 2-3,

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا
وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۚ وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ ۚ إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ ۚ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا

Artinya: “Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya, dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu,”. (*)


Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Detikcom

9 / 100