11 Mobil Berikut Masuk Daftar, Bila Aturan Baru PPnBM-DTP Diterapkan

Toyota Veloz dan Avanza. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, FOKUSRIAU.COM-Industri otomotif tanah air terus menunjukan perbaikan, setelah dihantam pandemi Covid-19 tahun lalu. Namun, peningkatan penjualan tidak lepas dari insentif yang diberikan pemerintah, melalui relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM-DTP).

Industri otomotif sendiri, menjadi salah satu sektor penting dan kontributor terhadap produk domestik bruto (PDB) di Indonesia.

Saat ini terdapat 21 perusahaan industri kendaraan bermotor roda empat atau lebih dengan kapasitas produksi sebesar 2,35 juta unit per tahun. Keberadaan industri ini mampu menyerap tenaga kerja langsung sebanyak 38 ribu orang.

Total investasi yang telah tertanam mencapai Rp 140 triliun, dan memberikan penghidupan kepada 1,5 juta orang yang bekerja di sepanjang rantai nilai industri tersebut.

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita menjelaskan, dengan industri pendukung otomotif yang jumlahnya sangat besar, Kemenperin terus melalukan pendalaman struktur manufaktur di sektor tersebut.

“Tentu agar berhasil, kita memberikan insentif pada produsen untuk berlomba melakukan pendalaman struktur di Tanah Air,” ulasnya.

Salah satu bentuk insentif yang akan diusulkan Kemenperin yaitu PPnBM 0 persen secara permanen untuk produk otomotif dengan local purchase yang sudah mencapai 80 persen.

“Pemerintah sedang mempersiapkannya secara berhati-hati dengan memperhitungkan cost and benefit, serta menyusun time frame-nya,” ia menegaskan.

Jika mengacu dari Keputusan menteri Perindustrian Nomor 1737 Tahun 2021, ada sebanyak 11 mobil penumpang dengan local purchase 80 persen atau lebih. Tidak hanya diisi model dengan mesin 1.500cc, tapi juga mobil dengan mesin lebih dari 1.500cc hingga 2.500cc.

Berikut, daftar mobil yang sudah memiliki local purchase 80 persen atau lebih:

  1. Toyota Veloz (80 persen)
  2. Toyota Innova 2.0 (80 persen)
  3. Toyota Agya (85 persen)
  4. Toyota Calya (85 persen)
  5. Daihatsu Ayla (85 persen)
  6. Daihatsu Sigra (85 persen)
  7. Mitsubishi Xpander (80 persen)
  8. Mitsubishi Xpander Cross (80 persen)
  9. Nissan Livina (80 persen)
  10. Honda Brio Satya (91 persen)
  11. Honda HR-V 1.8 (84 persen). (*)


Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Liputan6.com

6 / 100
banner 325x300