PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Kinerja pasar PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Pabrikan otomotif Jepang ini mengklaim telah berhasil meningkatkan pangsa pasar nasional.
Semua didorong kuat dengan kehadiran SUV terbarunya, Mitsubishi Destinator. Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Atsushi Kurita mengungkap, Mitsubishi Motors merayakan 55 tahun eksistensinya di Indonesia akhir 2025 lalu.
Selama lebih dari lima dekade, sekitar 2,4 juta unit kendaraan Mitsubishi telah beredar di Tanah Air.
“Kami merasa terhormat dapat mendukung kebutuhan keluarga, dunia usaha, serta berbagai aktivitas masyarakat sehari-hari di seluruh penjuru negeri. Hubungan jangka panjang ini kami maknai sebagai ‘Bridge of Trust’ yang menghubungkan individu, komunitas, dan cita-cita di Indonesia,” ujar Kurita, beberapa waktu lalu.
Destinator Dongkrak Pangsa Pasar
Peluncuran global Mitsubishi Destinator di Indonesia menjadi momentum penting bagi Mitsubishi. SUV 7-seater tersebut mendapat respons pasar yang sangat positif dan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan pangsa pasar perusahaan.
Di tengah persaingan industri otomotif yang semakin ketat, MMKSI mencatat kenaikan market share dari 8,3 persen menjadi 8,5 persen sepanjang 2025.
Kurita membeberkan, beberapa model Mitsubishi juga tetap menunjukkan dominasi di segmennya:
- Destinator: 71,3 persen
- Mitsubishi L300: 47,5 persen
- Mitsubishi Xpander & Mitsubishi Xpander Cross: 24,2 persen
- Mitsubishi Pajero Sport: 34,7 persen
- Mitsubishi Triton: 36,1 persen
- Mitsubishi Xforce: 11,2 persen
Target Besar Mitsubishi pada 2026
Menghadapi 2026, MMKSI memasang target ambisius untuk menembus pangsa pasar dua digit. Perusahaan menyiapkan empat strategi utama:
- Memperluas jaringan dealer di seluruh Indonesia
- Memperkuat layanan purna jual melalui filosofi “Passion to Care”
- Meningkatkan pengalaman pelanggan lewat digitalisasi dan kolaborasi berbasis AI
- Menghadirkan model berkualitas tinggi yang sesuai kebutuhan pasar Indonesia, termasuk opsi kendaraan hybrid
“Melalui berbagai inisiatif tersebut, kami optimistis dapat mencapai pangsa pasar dua digit pada tahun fiskal mendatang,” tukasnya. (dtc/bsh)
