PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Proses seleksi Direktur PT Bumi Siak Pusako (BSP) periode 2026–2031 mencuri perhatian nasional.
Pemerintah Kabupaten Siak menerapkan mekanisme seleksi terbuka dengan melibatkan tujuh penguji, jumlah yang dinilai melampaui standar umum dan mendapat apresiasi dari pihak kementerian.
Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli menegaskan, seleksi Direktur BSP berlangsung transparan tanpa intervensi pihak mana pun. Ia memastikan, seluruh peserta memiliki peluang yang sama dan dinilai berdasarkan kemampuan masing-masing.
“Semua tahapan seleksi berjalan terbuka. Tidak ada titipan, tidak ada keberpihakan. Biarkan kualitas peserta yang menentukan hasilnya,” ujar Afni, Selasa (21/4/2026).
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Siak menunjuk PPM Manajemen sebagai lembaga independen untuk mengawal proses seleksi agar objektif dan profesional. Langkah ini sekaligus memperkuat kredibilitas seleksi Direktur BSP di tengah sorotan publik.
Afni mengungkap, komposisi tim penguji menjadi salah satu poin yang diapresiasi kementerian. Jika umumnya seleksi hanya melibatkan tiga penguji, di Siak jumlahnya mencapai tujuh orang dari berbagai latar belakang profesional.
“Ini menjadi perhatian kementerian karena berbeda dari praktik umum. Bahkan disebut sebagai yang pertama di Indonesia,” jelasnya.
Tujuh panelis tersebut terdiri dari unsur asosiasi migas, SKK Migas, akademisi, pemerintah daerah hingga perwakilan kementerian.
Mereka adalah Dr Andang Bachtiar, Ir Maruhal Sihombing, Prof Syafrizal, Indra Gunawan, Dr Muhammad Ariyon, M Rizwi Jilanisaf, dan Syahrial Abdi.
Sementara itu, Panitia Seleksi Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) telah merilis hasil seleksi administrasi melalui surat bernomor 12/PANSEL/UKK-PT.BSP/IV/2026 tertanggal 14 April 2026.
Dari proses tersebut, sebanyak 10 peserta dinyatakan lolos ke tahap berikutnya.
Mereka adalah Adi Putra Pradana, Dudy Lastawan ZA, Irdas Amanda Muswar, Muhammad Barbarosa, Muhammad Yusuf, Muttaqin, Ridwan, Riky Hariansyah, Robi Junipa dan Satria Antoni.
Para kandidat akan melanjutkan ke tahapan seleksi lanjutan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan panitia.
Pemerintah Kabupaten Siak berharap proses seleksi Direktur BSP ini menghasilkan pemimpin BUMD yang kompeten, profesional, dan mampu mendorong kinerja perusahaan ke depan. (bsh)
