Tantangan Moral Generasi Muda di Tengah Perkembangan Zaman

Oleh: Lutfia Hoiriya*

Perkembangan zaman ditandai dengan kemajuan teknologi dan arus globalisasi, telah membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat, khususnya
bagi generasi muda.

Kemudahan akses informasi, komunikasi tanpa batasdan pengaruh budaya luar, menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari hari. Satu sisi, kemajuan ini memberikan banyak manfaat, namun di sisi lain juga
menghadirkan tantangan serius, terutama dalam aspek moral.

Generasi muda kini dihadapkan pada berbagai persoalan moral yang memerlukan perhatian bersama, agar tidak berdampak negatif terhadap masa depan bangsa.

Salah satu tantangan moral yang dihadapi generasi muda adalah pengaruh
media digital dan media sosial. Konten yang mudah diakses tidak semuanya bersifat mendidik atau sesuai dengan nilai-nilai moral dan budaya bangsa.

Tanpa kemampuan menyaring informasi, generasi muda berpotensi meniru perilaku negatif, seperti pergaulan bebas, ujaran kebencian dan sikap individualistis.

Selain itu, perubahan gaya hidup yang cenderung mengedepankan materialisme dan popularitas juga memengaruhi pembentukan karakter generasi muda. Banyak di antara mereka yang lebih mementingkan pengakuan sosial daripada nilai kejujuran, tanggung jawab dan kerja keras.

Hal ini dapat melemahkan integritas pribadi serta menurunkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Peran keluarga, sekolah dan masyarakat menjadi sangat penting dalam menghadapi tantangan moral tersebut.

Keluarga merupakan lingkungan pertama yang membentuk nilai dan sikap anak.

Sementara itu, sekolah berperan dalam menanamkan pendidikan karakter melalui pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan akhlak. Masyarakat juga memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan sosial yang positif dan kondusif bagi perkembangan moral generasi muda.

Kesimpulannya, tantangan moral generasi muda di tengah perkembangan zaman merupakan persoalan yang kompleks dan tidak dapat diabaikan. Kemajuan teknologi dan globalisasi harus disikapi dengan bijaksana agar tidak menggerus nilai-nilai moral yang telah lama dijunjung tinggi.

Karena itu, diperlukan kerja sama antara keluarga, sekolah dan masyarakat dalam membimbing generasi muda agar mampu memanfaatkan perkembangan zaman secara positif.

Dengan pembinaan moral yang kuat, generasi muda diharapkan dapat tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, beretika dan bertanggung jawab dalam menghadapi masa depan. (*)

* Penulis adalah mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam Sekolah Tinggi Agama Islam PIQ Sumatera Barat

Exit mobile version