SIAK, FOKUSRIAU.COM-Manajemen PT Bumi Siak Pusako (BSP) mendatangi dua kecamatan di wilayah kerjanya. Ini menjadi langkah awal BSP dalam membangun komunikasi dan sinergitas dengan pemerintah kecamatan sebelum menjalankan program.
Media & Protokoler Officer PT BSP, Muhammad Wahyudi mengatakan, kunjungan baru dilakukan ke dua camat dan masih akan terus berlanjut ke kecamatan lainnya.
“Baru dua camat yang bisa dikunjungi untuk silaturahmi. Insya Allah ini akan berlanjut terus pada hari berikutnya,” ujar Wahyudi, Rabu (7/1/2026) sore.
Camat Sungai Apit, Tengku Mukhtasar dan Camat Koto Gasib Wendy dalam pertemuan berbalut suasana akrab dan kekeluargaan tersebut menyambut rencana kerja BSP di 2026 yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di wilayah ring 1 operasional.
Diharapkan, keberadaan perusahaan sebagai BUMD Kabupaten Siak dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi daerah dan masyarakat.
Untuk itu, pihaknya memerlukan masukan serta petunjuk dari pemerintah kecamatan.
“Insya Allah ada beberapa planning kerja PT BSP di tahun 2026 ini yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di wilayah ring 1. Kami mohon petunjuk agar keberadaan BSP tetap memberi kontribusi bagi daerah dan masyarakat,” ujarnya.
Ditegaskan, PT BSP berkomitmen menjadi bagian dari pembangunan Kabupaten Siak. Menurutnya, silaturahmi ini merupakan langkah awal sebelum perusahaan menjalankan berbagai program di lapangan.
Camat Sungai Apit, Tengku Mukhtasar mengapresiasi langkah awal yang dilakukan PT BSP dengan bersilaturahmi sebelum melaksanakan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Menurutnya, komunikasi sejak awal penting untuk meminimalkan potensi hambatan di lapangan.
“Dengan begini kita bisa mitigasi jika ada hambatan di lapangan. Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar dan aman,” ujarnya.
Sejauh ini, keberadaan PT BSP di wilayahnya telah memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam penanganan persoalan lingkungan dan pengembangan UMKM.
Sementara itu, Camat Koto Gasib, Wendy, turut mengapresiasi kunjungan silaturahmi PT BSP. Ia menyebutkan, secara umum tidak ada persoalan krusial selama PT BSP beroperasi di wilayah Kecamatan Koto Gasib.
“Aman-aman saja. Apalagi dari awal BSP sudah menyampaikan planning 2026 yang akan dikerjakan. Insya Allah semua berjalan lancar,” tukasnya. (bsh)
