Soal Mafia Migas, Rico Alviano: Harus Dihukum Berat, Negara dan Rakyat Dirugikan

Rico Alviano menyampaikan pendapat saat rapat di gedung DPR. (Foto: Dezzo)

JAKARTA, FOKUSRIAU.COM-Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) daerah pemilihan Sumatera Barat I, Rico Alviano meminta agar para mafia migas diberikan sanksi tegas demi menimbulkan efek jera.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama BPH Migas, Pertamina, dan Pertamina Patra Niaga yang digelar di Senayan, Rabu (27/1/2026).

Dalam forum resmi tersebut, Rico Alviano menegaskan, praktik penyalahgunaan distribusi BBM merupakan pelanggaran serius yang merugikan negara dan masyarakat.

Dia menilai, lemahnya penindakan terhadap mafia migas selama ini menjadi salah satu penyebab masih maraknya aktivitas ilegal di lapangan, khususnya di daerah.

Rico juga mengungkapkan saat melakukan inspeksi mendadak secara langsung pada pukul 01.00 WIB di sebuah SPBU di wilayah Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman.

Dalam sidak tersebut, ia mendapati praktik melanggar hukum, di mana pelaku tertangkap tangan sedang melangsir BBM menggunakan tandon berkapasitas 2.000 liter.

Menurut Rico, tindakan tersebut jelas melanggar aturan distribusi BBM dan tidak boleh ditoleransi.

Dia menekankan, aparat penegak hukum serta instansi terkait harus bertindak cepat dan tegas, termasuk memberikan sanksi berat kepada pihak-pihak yang terlibat, baik pelaku lapangan maupun jaringan di belakangnya.

Sebagai Anggota Komisi XII DPR RI, Rico Alviano menegaskan komitmennya untuk terus mengawal persoalan migas agar distribusi energi tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

Rico berharap, penindakan yang tegas terhadap mafia migas dapat memberikan efek jera sekaligus melindungi hak masyarakat atas distribusi BBM yang adil dan sesuai aturan. (dezzo)

Exit mobile version