PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Jumlah titik panas atau hotspot di Riau menunjukkan tren peningkatan. Berdasarkan data terbaru, Senin (23/2/2026), total hotspot di wilayah Riau terpantau mencapai 21 titik.
Sementara jumlah hotspot di Sumatera saat ini tercatat 118 titik. Provinsi Aceh menjadi wilayah dengan hotspot terbanyak yakni 40 titik, diikuti Jambi dengan 15 titik, Sumatera Barat ada 14 titik, Sumatera Utara terpantau 13 titik dan Sumatera Selatan 10 titik.
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Bella R Adelia menjelaskan, sebaran hotspot di Riau terdeteksi di sejumlah kabupaten dan kota. “Kota Dumai menjadi wilayah dengan hotspot terbanyak, yakni 6 titik,” ujarnya.
Selain Dumai, Kabupaten Bengkalis tercatat 5 titik hotspot. Kemudian Kabupaten Pelalawan 3 titik, Kabupaten Kepulauan Meranti 2 titik dan Kabupaten Siak dengan 2 titik.
Sementara masing-masing satu titik hotspot terpantau di Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Kampar, dan Kabupaten Rokan Hulu.
Peningkatan jumlah hotspot ini menjadi perhatian serius, meskipun pada hari yang sama prakiraan cuaca masih menunjukkan adanya potensi hujan di beberapa wilayah Riau.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di daerah yang terdeteksi memiliki titik panas.
Langkah pencegahan dini dinilai penting guna menekan risiko meluasnya karhutla yang berpotensi menimbulkan kabut asap dan gangguan aktivitas masyarakat. (trp/bsh)
