PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Kecelakaan lalu lintas maut kembali terjadi di Kota Pekanbaru. Seorang pengendara sepeda motor tewas di tempat, setelah terlibat tabrakan keras dengan truk box di Jalan Soekarno Hatta, Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Peristiwa tragis ini terjadi di jalur barat, dekat U-Turn Elang Auto, Kecamatan Tuah Madani. Korban diketahui bernama Saliwar (53), seorang wiraswasta yang tinggal di Jalan Mangga II, Kelurahan Perhentian Marpoyan, Kecamatan Marpoyan Damai.
Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Suzuki Spin dengan nomor polisi BM 6983 CX.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari kepolisian dan saksi di lapangan, kecelakaan bermula ketika korban melaju dari arah utara menuju selatan di jalur barat Jalan Soekarno Hatta. Namun, korban diduga melawan arus lalu lintas, sehingga berada di jalur yang tidak semestinya.
Saat mendekati U-Turn Elang Auto, dari arah berlawanan melaju sebuah truk box Hino bernomor polisi BM 8023 TY yang dikemudikan Joni Saputra (46). Truk tersebut datang dari arah selatan menuju utara di jalur yang benar.
Tabrakan pun tidak dapat dihindari. Benturan keras antara sepeda motor dan truk terjadi di badan jalan, mengakibatkan kerusakan parah pada bagian depan dan samping motor. Sementara itu, truk mengalami kerusakan di bagian depan.
Akibat benturan tersebut, korban mengalami luka berat terutama di bagian kepala dan dada. Saliwar dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) sebelum sempat mendapatkan pertolongan medis.
Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan evakuasi terhadap korban dan membawa jenazah ke RSUD Arifin Achmad Pekanbaru untuk penanganan lebih lanjut.
Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio BW Wicaksana membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut, dugaan sementara penyebab utama kecelakaan adalah karena korban melawan arus.
“Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi, pengendara sepeda motor melaju melawan arus, sehingga terjadi tabrakan dengan kendaraan dari arah berlawanan,” ulasnya.
Ia menegaskan, perilaku melawan arus merupakan salah satu pelanggaran lalu lintas yang sangat berbahaya dan sering menjadi penyebab kecelakaan fatal di jalan raya.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, terutama tidak melawan arus. Risiko kecelakaan sangat tinggi dan bisa berujung fatal seperti kejadian ini,” tegasnya.
Dari sisi kondisi, saat kejadian arus lalu lintas di Jalan Soekarno Hatta terpantau sedang, dengan cuaca cerah di siang hari. Jalan yang beraspal dan memiliki satu arah tersebut memang memiliki titik rawan, terutama di area putar balik (U-Turn) yang kerap menjadi lokasi konflik kendaraan.
Kecelakaan di titik ini bukan kali pertama terjadi. Beberapa insiden sebelumnya juga melibatkan pengendara yang tidak mematuhi rambu dan aturan lalu lintas, khususnya terkait arah berkendara.
Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk mengumpulkan bukti tambahan serta memeriksa saksi-saksi untuk memastikan kronologi secara detail.
Kasus ini menjadi pengingat keras bagi pengguna jalan agar lebih disiplin dan berhati-hati. Kesadaran berlalu lintas dinilai masih menjadi tantangan di Kota Pekanbaru, terutama di ruas-ruas jalan padat dan titik rawan seperti Jalan Soekarno Hatta.
Dengan meningkatnya volume kendaraan, kepatuhan terhadap aturan bukan hanya soal tertib, tetapi juga menyangkut keselamatan nyawa. (zul)
