Lahan Jagung Polsek Payung Sekaki Mulai Menguning, Panen Serentak Juni 2026 di Kampar

Bhabinkamtibmas meninjau kondisi jagung di lahan milik Polsek Payung Sekaki. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Polsek Payung Sekaki terus menggerakan sektor pangan bersama masyarakat. Kapolsek AKP Rafidin L. Gaol bersama sejumlah personel turun langsung meninjau perkembangan tanaman jagung pipil di lahan ketahanan pangan milik Polsek Payung Sekaki, Rabu (20/5/2026) pagi.

Lokasi tersebut berada di Jalan Garuda Sakti KM 09 RT 02 RW 09, Kelurahan Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar.

Bersama Kanit Binmas Ipda Restu Inanda dan Bhabinkamtibmas, AKP Rafidin mengecek kondisi tanaman yang kini memasuki fase pengeringan buah di batang. Tahapan tersebut menjadi penanda bahwa masa panen sudah semakin dekat.

Hamparan jagung terlihat tumbuh merata. Sebagian batang mulai mengering, sementara tongkol jagung tampak padat dan siap memasuki masa panen dalam beberapa pekan ke depan. Kondisi itu dinilai cukup menggembirakan, terutama di tengah tantangan cuaca yang belakangan tidak menentu di sejumlah wilayah Riau.

AKP Rafidin mengatakan, program ketahanan pangan yang dijalankan pihaknya bukan sekadar kegiatan simbolis. Menurutnya, keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program nasional yang bertujuan menjaga stabilitas pangan masyarakat.

“Tanaman jagung pipil ini diperkirakan akan dipanen serentak awal Juni 2026. Kami berharap hasilnya bisa membantu mendukung ketahanan pangan dan memberi manfaat bagi masyarakat sekitar,” ujar Rafidin di sela peninjauan.

Ia menilai, ketahanan pangan saat ini menjadi isu strategis yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Karena itu, seluruh elemen, termasuk aparat kepolisian, perlu ikut terlibat dalam upaya menjaga ketersediaan pangan daerah.

Tidak hanya fokus pada aspek keamanan, kehadiran polisi di masyarakat juga harus mampu memberi dampak sosial dan ekonomi. Salah satunya melalui pendampingan program pertanian produktif yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh warga.

Program penanaman jagung tersebut juga menjadi bagian dari penguatan hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Kehadiran Bhabinkamtibmas di lapangan dinilai penting untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan warga, termasuk kelompok tani di sekitar lokasi.

Di Kampar sendiri, sektor pertanian masih menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat. Selain perkebunan sawit, tanaman pangan seperti jagung mulai dilirik karena memiliki nilai ekonomi dan kebutuhan pasar yang cukup stabil.

Jagung pipil menjadi salah satu komoditas strategis karena digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari bahan pangan hingga pakan ternak. Permintaan pasar yang terus meningkat membuat budidaya jagung dinilai memiliki prospek menjanjikan bagi petani lokal.

Langkah yang dilakukan Polsek Payung Sekaki ini juga dianggap relevan dengan upaya pemerintah mendorong optimalisasi lahan produktif. Terlebih, pemanfaatan lahan tidur untuk pertanian kini menjadi perhatian di banyak daerah sebagai solusi menjaga ketersediaan pangan nasional.

Selain meninjau tanaman, jajaran Polsek Payung Sekaki juga berdialog dengan pihak yang terlibat dalam pengelolaan lahan. Mereka membahas kondisi tanaman, pola perawatan hingga kesiapan menjelang masa panen.

Suasana peninjauan berlangsung santai namun penuh perhatian. Beberapa personel tampak ikut mengecek kondisi batang dan tongkol jagung secara langsung. Aktivitas itu sekaligus menunjukkan bahwa program tersebut dipantau serius dan tidak sekadar seremonial.

Bagi masyarakat sekitar, keberadaan lahan ketahanan pangan tersebut memberi harapan baru. Selain membuka ruang kolaborasi, program itu juga dapat menjadi contoh pemanfaatan lahan produktif yang bernilai ekonomi.

Di sisi lain, penguatan sektor pangan dinilai menjadi langkah penting menghadapi dinamika ekonomi global yang masih belum sepenuhnya stabil. Ketersediaan pangan lokal yang kuat diyakini dapat membantu menjaga daya tahan masyarakat menghadapi berbagai tantangan.

AKP Rafidin menegaskan, pihaknya akan terus mendukung program ketahanan pangan melalui berbagai kegiatan produktif di wilayah hukum Polsek Payung Sekaki. Ia berharap sinergi antara aparat dan masyarakat terus terjaga sehingga sektor pertanian lokal semakin berkembang.

“Harapan kami tentu bukan hanya hasil panennya, tetapi bagaimana kegiatan seperti ini bisa menumbuhkan semangat bersama untuk memanfaatkan lahan produktif dan menjaga ketahanan pangan daerah,” katanya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Peninjauan ditutup dengan pengecekan akhir di area lahan sebelum rombongan kembali meninggalkan lokasi.

Di tengah tantangan ekonomi dan kebutuhan pangan yang terus meningkat, hamparan jagung yang mulai menguning di Tapung itu seolah menjadi simbol optimisme. Bahwa ketahanan pangan bisa dimulai dari langkah sederhana, dari lahan yang dirawat bersama, dan dari kepedulian yang tumbuh di tengah masyarakat. (bsh)

Exit mobile version