Karhutla Riau Tembus 15.031 Hektare, Ancaman Asap Mengintai Jelang Kemarau 2026

PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi peringatan serius bagi Riau. Sampai awal Juni 2026, luas lahan yang terbakar telah menembus 15.031 hektare. Angka tersebut menempatkan Riau sebagai salah satu wilayah prioritas nasional dalam pengendalian karhutla.

Data yang dirilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan tren kebakaran masih terjadi di sejumlah daerah meski musim kemarau belum mencapai puncaknya. Situasi ini menjadi sinyal, upaya pencegahan harus diperkuat sebelum risiko kebakaran semakin meluas.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyebut, total luas lahan terbakar dihimpun sepanjang periode 1 Januari sampai 1 Juni 2026. Menurutnya, perkembangan karhutla di Riau terus dipantau karena memiliki dampak strategis terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat hingga aktivitas ekonomi.

Berdasarkan data Sistem Informasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Sipongi) Kementerian Kehutanan, penambahan area terbakar masih terdeteksi di berbagai kabupaten. Salah satunya di kawasan Bukit Lumut, Desa Cipang Kiri Hulu, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu yang mencatat kebakaran sekitar lima hektare. (bsh)

Exit mobile version