PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-PT Chery Sales Indonesia membuka peluang membangun pabrik di Tanah Air. Meski kini masih bekerja sama dengan PT Handal Indonesia Motor (HIM), Chery memastikan rencana memiliki fasilitas produksi mandiri tetap masuk dalam agenda perusahaan.
President Director Chery Group Indonesia, Zheng Shuo mengatakan, Indonesia tetap diposisikan sebagai basis produksi penting untuk kawasan Asia Tenggara.
“Hub produksi di Indonesia rencananya tidak berubah, kita lagi kerja. Tapi bukan berarti kalau kami punya pabrik di Indonesia, lalu tidak perlu pabrik lain,” ujar Zheng, Senin (19/1/2026).
Sebagai informasi, belum lama ini beredar kabar bahwa Chery bakal membangun pabrik di Vietnam alih-alih memilih Indonesia tahun ini. Fasilitas itu disebut sebagai pabrik terbesar Chery di kawasan Asia Tenggara dan bakal menjadi hub ekspor ke beberapa negara.
Menurut Zheng, strategi produksi Chery akan menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pasar, seperti yang dilakukan produsen otomotif Jepang yang memiliki fasilitas di berbagai negara dengan pembagian produksi berbeda.
Saat ini, Chery masih memanfaatkan fasilitas perakitan andal di Indonesia. Namun, perusahaan asal China tersebut memastikan ke depan akan membangun pabrik baru dengan identitas Chery sendiri.
“Sekarang memang kita lagi kerja sama dengan Handal, tapi ke depannya kita akan ada pabrik baru. Groundbreaking di Indonesia tetap tahun ini, produksinya di tahun depan,” ujarnya.
Sayangnya, Zheng belum mengungkapkan terkait lokasi yang akan dijadikan pabrik Chery. Keberadaan pabrik di Indonesia juga diproyeksikan bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik, tetapi sekaligus menopang aktivitas ekspor ke negara-negara tetangga.
Zheng mengungkap, Chery sudah mulai mengekspor kendaraan dari Indonesia ke Vietnam, dan tengah menyiapkan rencana ekspansi ekspor ke Thailand.
“Sampai sekarang kita sudah mulai ekspor ke Vietnam dan kita ada rencana ekspor ke Thailand,” ujarnya.
Dengan rencana pembangunan pabrik baru tersebut, Chery berharap dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai basis produksi dan distribusi di kawasan, sekaligus meningkatkan daya saing produk di pasar regional. (kps/bsh)




