Cemburu Buta! Pria di Batam Bunuh Mantan Pacar Sesama Jenis, Video Korban Bersimbah Darah Viral

Polisi menunjukkan barang bukti dalam kasus pembunuhan yang terjadi di kawasan Batu Besar, Nongsa, Batam. (Foto: Detik)

BATAM, FOKUSRIAU.COM-Kasus pembunuhan sadis mengguncang warga di kawasan Nongsa, Kota Batam, Kepulauan Riau. Seorang pria berinisial MY (30) tega menghabisi nyawa mantan pacarnya sesama jenis berinisial AS (21) karena diliputi rasa cemburu.

Peristiwa tragis itu bahkan sempat viral di media sosial setelah beredar video yang memperlihatkan korban AS bersimbah darah di dalam kamar.

Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang pria lain berinisial AB—yang diketahui sebagai pasangan baru korban—berdiri di depan rumah dengan tubuh berlumuran darah sambil menelepon seseorang untuk meminta pertolongan. Sayangnya, nyawa AS tidak berhasil diselamatkan.

Sudah Direncanakan Sejak Pagi

Kapolresta Barelang, Anggoro Wicaksono, mengungkapkan bahwa tersangka MY sebenarnya telah merencanakan aksinya sejak pagi hari.

Saat itu, MY sempat mengikuti korban ke sebuah minimarket di kawasan Batu Besar. Namun karena kondisi minimarket cukup ramai, tersangka mengurungkan niatnya.

“Tersangka kemudian kembali mencari korban setelah melihat korban keluar rumah sekitar pukul 10.00 WIB,” ujar Anggoro, Kamis (12/3/2026).

Dalam perjalanan menuju lokasi, tersangka mengambil sebatang kayu berpaku serta sebuah batu besar sebagai senjata. MY kemudian mendatangi rumah seorang pria berinisial AB di Perumahan Family Dream, Nongsa.

Saat itu, korban AS dan AB diketahui sedang berkemas untuk pindah kos. Karena pintu rumah tidak terkunci, tersangka dengan leluasa masuk dan bersembunyi di kamar sebelah.

Dari tempat persembunyiannya, tersangka mengintip dan melihat AS dan AB sedang berpelukan. Pemandangan tersebut membuat emosinya memuncak.

Tersangka lalu keluar dari kamar dan langsung menyerang. Ia memukul kepala AB menggunakan kayu berpaku hingga kayu tersebut patah.

Korban AS dan AB sempat berusaha melawan. Namun ketika AB mulai oleng, MY langsung menikam punggung AS menggunakan pisau dapur yang telah disiapkan sebelumnya.

AB berhasil keluar rumah untuk meminta pertolongan warga sekitar. Namun korban AS sudah tidak dapat diselamatkan.

Pelaku Menyerahkan Diri ke Polisi

Setelah melakukan aksinya, MY tidak melarikan diri. Ia justru mendatangi kantor polisi dan menyerahkan diri ke Polresta Barelang. Kasus ini kini masih dalam penanganan pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut. (dtc/bsh)

Exit mobile version