Aksi Spontan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Traktir Warga di Pasar Murah Pekanbaru

Plt Gubri SF HAriyanto berdialog dengan pengunjung pasar murah. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Suasana berbeda tampak di halaman Gedung Darma Wanita, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Selasa (17/3/2026). Ratusan warga memadati lokasi pasar murah yang digelar Pemerintah Provinsi Riau.

Mereka datang untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Kegiatan tersebut dibuka Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto.

Sejak pagi hari, masyarakat sudah antre dan memenuhi area stand yang menjual berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, daging beku, hingga aneka bumbu dapur.

Kehadiran orang nomor satu di Riau itu pun semakin menyemarakkan kegiatan pasar murah. Usai membuka acara, SF Hariyanto terlihat langsung berkeliling meninjau stand-stand yang menjual bahan pokok.

Ia tampak memperhatikan secara detail berbagai komoditas yang dijual kepada masyarakat. Beberapa kali ia berhenti untuk melihat kualitas barang, memastikan harga yang dijual sesuai dengan program pasar murah yang dicanangkan pemerintah.

Tak hanya melakukan peninjauan, SF Hariyanto juga terlihat aktif berinteraksi dengan warga. Ia berbincang santai dengan masyarakat yang tengah berbelanja, menanyakan harga barang hingga memastikan kebutuhan pokok yang dijual benar-benar terjangkau. Suasana hangat pun tercipta antara pemerintah dan masyarakat yang hadir.

Traktir Warga yang Sedang Berbelanja

Momen menarik terjadi ketika SF Hariyanto mendatangi salah satu stand yang menjual kebutuhan dapur seperti daging beku, cabai, dan bawang merah. Tanpa ragu, ia mengeluarkan uang dari kantong pribadinya dan membayarkan belanjaan sejumlah warga yang tengah antre.

Aksi spontan tersebut langsung menarik perhatian masyarakat yang berada di sekitar lokasi. Beberapa warga yang mendapat traktiran tampak terharu dan mengucapkan terima kasih kepada Plt Gubernur Riau.

Suasana pun menjadi semakin meriah karena masyarakat yang menyaksikan ikut memberikan tepuk tangan dan sorakan.

“Ini bentuk kepedulian kita, supaya masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari pasar murah ini,” ujar SF Hariyanto di sela kegiatan.

Menurutnya, kegiatan pasar murah merupakan salah satu langkah konkret Pemerintah Provinsi Riau dalam membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Upaya Menjaga Stabilitas Harga Selama Ramadan

SF Hariyanto menegaskan bahwa program pasar murah juga menjadi strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan, terutama selama bulan Ramadan yang biasanya diiringi dengan peningkatan permintaan kebutuhan pokok.

Ia mengatakan, pemerintah ingin memastikan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan bahan pangan dengan harga yang stabil.

“Kita ingin harga tetap terkendali dan masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ulasnya.

Selain itu, kegiatan pasar murah juga bertujuan menjaga ketersediaan stok bahan pangan di masyarakat agar tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan.

Kolaborasi Berbagai Pihak

Program pasar murah ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau.

Kegiatan ini juga melibatkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pangan PT Riau Pangan Bertuah, serta mendapat dukungan dari TP PKK Riau, BKOW Riau, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Riau, dan Dekranasda Riau.

Melalui sinergi tersebut, pemerintah berhasil menghadirkan berbagai komoditas kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dari harga pasar.

Daftar Harga Sembako di Pasar Murah

Dalam kegiatan pasar murah tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan harga di pasaran.

Beberapa komoditas yang dijual antara lain:

  • Minyak goreng kemasan: Rp14.000 per liter
  • Minyak Bimoli: Rp18.000 per liter
  • Tepung terigu: Rp11.000 per kilogram
  • Beras SPHP: Rp50.000 per 5 kilogram
  • Daging kerbau: Rp90.000 per pack

Selain itu tersedia pula berbagai bahan dapur lainnya seperti:

  • Bawang merah: Rp26.000 per kilogram
  • Bawang putih: Rp26.000 per kilogram
  • Cabai merah: Rp30.000 per kilogram
  • Telur ayam: Rp45.000–Rp49.000 per papan
  • Gula pasir: Rp16.000 per kilogram

Harga yang relatif lebih murah ini membuat masyarakat sangat antusias memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli kebutuhan pokok.

Banyak warga berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkala, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan ketika harga pangan cenderung meningkat.

Dengan adanya pasar murah ini, masyarakat Pekanbaru merasa terbantu dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga, sekaligus merasakan langsung perhatian pemerintah terhadap kondisi ekonomi masyarakat. (trp/bsh)

Tinggalkan Balasan