PONTIANAK, FOKUSRIAU.COM-Prajogo Pangestu kini menduduki peringkat pertama orang terkaya di Indonesia berdasarkan pembaruan Forbes Real Time Billionaires List, Kamis (9/4/2026) malam. Pendiri Barito Pacific itu mencatatkan total kekayaan sekitar 23,1 miliar dolar AS atau setara Rp 394 triliun.
Capaian tersebut menempatkannya di atas dua nama besar lainnya, yakni Budi Hartono dan Low Tuck Kwong. Budi Hartono, yang dikenal sebagai pemilik Bank Central Asia (BCA), berada di posisi kedua dengan kekayaan sekitar 17,6 miliar dolar AS. Sementara pengusaha batu bara Low Tuck Kwong menyusul di urutan ketiga dengan 17,3 miliar dolar AS.
Di bawah tiga besar, daftar juga diisi oleh Anthoni Salim dari Salim Group dengan kekayaan sekitar 11,9 miliar dolar AS, serta Tahir dan keluarga yang mencatatkan sekitar 9,9 miliar dolar AS.
Lonjakan kekayaan Prajogo Pangestu tak lepas dari ekspansi bisnisnya yang agresif di sektor energi dan petrokimia. Perusahaan yang ia bangun sejak akhir 1970-an itu kini menjelma menjadi pemain utama di industri sumber daya alam dan energi terbarukan.
Lahir di Bengkayang, Kalimantan Barat, pada 13 Mei 1944, perjalanan bisnis Prajogo dimulai dari sektor kayu. Ia sempat bekerja di Djajanti Group sebelum memutuskan merintis usaha sendiri. Keputusan tersebut menjadi titik balik yang mengantarkannya mendirikan Barito Pacific Timber.
Perusahaan itu kemudian melantai di bursa pada 1993 dan terus berevolusi. Pada 2007, nama perusahaan diubah menjadi Barito Pacific untuk mencerminkan diversifikasi bisnis ke sektor petrokimia dan energi. Akuisisi Chandra Asri serta pengembangan industri karet sintetis bersama mitra global menjadi tonggak penting pertumbuhan perusahaan.
Tak berhenti di situ, Prajogo juga memperluas bisnis ke energi hijau melalui Barito Renewables Energy. Melalui lini ini, perusahaan mengendalikan Star Energy yang dikenal sebagai salah satu produsen panas bumi terbesar di dunia.
Langkah strategis lainnya dilakukan pada 2022 ketika keluarga Pangestu memperkuat kepemilikan di Star Energy melalui akuisisi saham dari perusahaan asal Thailand. Ekspansi ini semakin mengokohkan posisinya sebagai pemain kunci dalam transisi energi di Indonesia.
Dengan portofolio bisnis yang semakin luas, posisi Prajogo Pangestu sebagai orang terkaya di Indonesia diprediksi masih berpotensi berubah seiring dinamika pasar global. (kps/bsh)
