SIAK, FOKUSRIAU.COM-PT Bumi Siak Pusako (BSP) bersama SKK Migas Sumbagut dan sejumlah KKKS kembali menggelar penanaman pohon di kawasan Embung Ekowisata Desa Dayun, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, akhir pekan lalu.
Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari perwakilan SKK Migas Sumbagut, pemerintah desa, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Siak, perwakilan perusahaan migas, hingga pelajar SMA Negeri 02 Dayun.
Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam mendorong kawasan hijau berbasis masyarakat.
Kepala Desa Dayun, Nasya Nugrik menyebut, penanaman pohon ini sejalan dengan pengembangan embung sebagai destinasi ekowisata yang kini ramai dikunjungi warga, terutama saat akhir pekan.
Menurutnya, keberadaan kawasan tersebut telah memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Program ini sangat mendukung upaya kami. Pohon buah yang ditanam bisa menambah daya tarik wisata sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi warga,” ujarnya.
Perwakilan SKK Migas Sumbagut, Suci Masliawati, menjelaskan, program bertajuk “Grow” ini bertujuan menjaga keberlanjutan lingkungan.
Selain menciptakan ruang hijau, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas udara di wilayah tersebut.
Adapun jenis pohon yang ditanam meliputi mangga, rambutan, jeruk, nangka, matoa, jeruk nipis hingga lengkeng.
Pemilihan tanaman buah dinilai strategis karena tidak hanya menghijaukan kawasan, tetapi juga berpotensi memberi nilai ekonomi jangka panjang.
Sementara itu, perwakilan PT BSP, Tengku Muchlis menegaskan, program penanaman pohon akan terus berlanjut sebagai bagian dari tanggung jawab lingkungan perusahaan.
“Selama ini kita memanfaatkan sumber daya alam. Melalui kegiatan ini, kita berupaya mengembalikan keseimbangan. Satu pohon yang ditanam akan memberi manfaat besar, termasuk menjadi habitat bagi makhluk hidup,” ujar Muchlis, Jumat (1/5/2026).
Ia menambahkan, sinergi ini juga mendukung program Pemerintah Kabupaten Siak dalam mewujudkan lingkungan hijau dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat potensi ekowisata desa. (bsh)
