74 Hotspot Terdeteksi di Riau, Pelalawan dan Kampar Terbanyak

Ilustrasi pemantauan titik panas oleh BMKG. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Sebanyak 74 titik panas atau hotspot terdeteksi di Riau. Sebaran terbanyak berada di Pelalawan dan Kampar masing-masing mencatat lebih dari 20 titik panas.

Data pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru menunjukkan, titik panas Riau tersebar di sembilan kabupaten dan satu kota. Pelalawan menjadi daerah dengan jumlah hotspot tertinggi, disusul Kampar.

Forecaster On Duty, Ranti Kurniati menjelaskan, dari 74 hotspot yang muncul di Riau, Pelalawan tercatat memiliki 22 titik dan Kampar 20 titik. Selanjutnya Indragiri Hilir dan Indragiri Hulu masing-masing terdeteksi sembilan titik.

Kepulauan Meranti tercatat empat titik, Kuantan Singingi tiga titik, Rokan Hilir tiga titik, Rokan Hulu dua titik dan Kota Dumai dua titik.

Data tersebut menunjukkan sebaran hotspot tidak terkonsentrasi hanya pada satu kawasan. Titik panas terpantau di sejumlah wilayah Riau dengan jumlah yang berbeda-beda.

Pelalawan dan Kampar Paling Banyak
Pelalawan menjadi wilayah dengan hotspot terbanyak di Riau berdasarkan pemantauan sampai pukul 23.00 WIB, Sabtu malam tadi. Kabupaten tersebut tercatat memiliki 22 titik panas. Jumlah itu sedikit lebih tinggi dibandingkan Kampar yang mencatat 20 titik.

Dua daerah tersebut menyumbang 42 hotspot atau lebih dari separuh total titik panas yang terdeteksi di Riau pada pemantauan tersebut.

BACA JUGA :  El Nino Ekstrem Picu 5.690 Titik Api, Riau Masuk Wilayah Prioritas Ancaman Karhutla

Setelah Pelalawan dan Kampar, jumlah hotspot berikutnya terdapat di Indragiri Hilir dan Indragiri Hulu dengan masing-masing sembilan titik.

Kepulauan Meranti mencatat empat hotspot, sedangkan Kuantan Singingi dan Rokan Hilir masing-masing tiga titik. Rokan Hulu serta Kota Dumai masing-masing mencatat dua titik.

Dengan demikian, hotspot terdeteksi di wilayah Riau dengan variasi jumlah mulai dari dua hingga 22 titik.

Sumatera Selatan Catat 416 Hotspot
Jika dibandingkan dengan wilayah lain di Sumatera, jumlah hotspot Riau berada di bawah sejumlah provinsi yang mencatat angka lebih tinggi.

Pemantauan sampai pukul 23.00 WIB malam tadi mencatat total 917 hotspot di wilayah Sumatera. Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan jumlah titik panas paling banyak, yakni 416 titik.

Setelah itu, Jambi mencatat 109 hotspot, Lampung 95 titik dan Bangka Belitung 94 titik. Riau berada pada angka 74 hotspot.

Provinsi lain yang terpantau memiliki hotspot adalah Bengkulu dengan 37 titik, Kepulauan Riau 34 titik, Sumatera Utara 28 titik, Sumatera Barat 21 titik dan Aceh sembilan titik.

Data tersebut memperlihatkan bahwa hotspot masih tersebar di sejumlah provinsi di Sumatera, dengan konsentrasi tertinggi berada di Sumatera Selatan.

Hotspot Riau Tersebar di 10 Wilayah
Sebaran hotspot Riau berdasarkan data pemantauan mencakup 10 wilayah administratif.

BACA JUGA :  Hotspot Riau Kembali Melonjak Jadi 86 Titik, Bengkalis Masih Terbanyak

Kepulauan Meranti terdeteksi empat titik, Kampar 20 titik, Kuantan Singingi tiga titik, Pelalawan 22 titik, Rokan Hilir tiga titik dan Rokan Hulu dua titik.

Sementara Indragiri Hilir dan Indragiri Hulu masing-masing mencatat sembilan titik. Kota Dumai terdeteksi dua hotspot. Jika dijumlahkan, seluruh titik tersebut mencapai 74 hotspot.

Data hotspot menjadi salah satu indikator yang perlu diperhatikan dalam pemantauan kondisi lingkungan dan potensi kebakaran. Namun, keberadaan titik panas tidak dengan sendirinya menunjukkan bahwa seluruh titik tersebut merupakan kebakaran hutan dan lahan.

Karena itu, data hotspot perlu ditempatkan sebagai bagian dari proses pemantauan dan verifikasi kondisi di lapangan.

Sebaran Hotspot Perlu Dipantau
Jumlah hotspot yang terdeteksi di Riau juga perlu dilihat berdasarkan sebaran wilayahnya. Pelalawan dan Kampar menjadi dua daerah dengan angka tertinggi dalam pemantauan kali ini.

Sementara daerah lain mencatat jumlah yang lebih rendah, tetapi tetap masuk dalam sebaran titik panas yang terpantau.

Pemantauan tersebut berlangsung bersamaan dengan prakiraan cuaca Riau pada Minggu (16/8/2026) yang menunjukkan peluang hujan di banyak wilayah. Hujan ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sejumlah daerah, terutama pada siang hingga sore.

BACA JUGA :  Hotspot Riau Kembali Melonjak Jadi 86 Titik, Bengkalis Masih Terbanyak

Di sisi lain, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di Kuantan Singingi, Kampar, Indragiri Hulu, Pelalawan dan Rokan Hulu.

Kondisi cuaca tersebut menjadi bagian dari dinamika atmosfer yang berlangsung di Riau ketika data hotspot juga menunjukkan adanya titik panas di sejumlah kabupaten dan kota.

Berdasarkan pemantauan hingga pukul 23.00 WIB, Riau memiliki 74 hotspot dari total 917 titik panas yang terdeteksi di Sumatera.

Pelalawan menjadi daerah dengan jumlah tertinggi di Riau dengan 22 titik, disusul Kampar sebanyak 20 titik. Sementara Indragiri Hilir dan Indragiri Hulu masing-masing memiliki sembilan hotspot.

Sebaran tersebut menjadi data penting dalam pemantauan kondisi lingkungan Riau, khususnya di wilayah yang mencatat jumlah titik panas lebih tinggi. Data berikutnya tetap diperlukan untuk melihat perubahan jumlah dan sebaran hotspot dari waktu ke waktu. (zul)