Hujan Masih Mengguyur Riau Hari Ini, BMKG Ingatkan Potensi Petir dan Angin Kencang

Hujan masih berpotensi terjadi di wilayah Riau. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Aktivitas masyarakat di sejumlah daerah di Riau diperkirakan masih akan dibayangi hujan, Sabtu (9/5/2026).

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru memprediksi, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi turun sejak pagi hingga dini hari di berbagai wilayah.

Kondisi ini membuat masyarakat diminta lebih waspada, terutama warga yang beraktivitas di luar ruangan maupun pengguna jalan lintas antarkabupaten.

Selain hujan, BMKG juga mengingatkan adanya potensi petir dan angin kencang pada beberapa wilayah rawan.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Mari Frystine mengatakan, cuaca di Riau pada pagi hari didominasi kondisi udara kabur hingga cerah berawan.

Namun berdasarkan pemantauan radar cuaca BMKG, hujan ringan sudah terpantau terjadi di beberapa daerah sejak pagi.

Wilayah yang diguyur hujan antara lain sebagian Kota Pekanbaru, Kabupaten Kampar, Siak, Pelalawan, Bengkalis, Rokan Hilir, Rokan Hulu hingga Kota Dumai.

Intensitas hujan diperkirakan masih berlangsung hingga menjelang siang. “Kondisi atmosfer masih cukup mendukung pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah Riau,” ujar Mari.

Memasuki siang hingga sore hari, potensi hujan diprediksi meluas ke sejumlah kabupaten lain. BMKG memperkirakan hujan ringan hingga sedang akan terjadi di wilayah Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Kampar, Kepulauan Meranti, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir.

Cuaca serupa diperkirakan masih bertahan pada malam hingga dini hari, terutama di kawasan Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Kampar, Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir.

Situasi ini menjadi perhatian karena dalam beberapa hari terakhir pola cuaca di Riau cenderung berubah cepat. Pagi hari terlihat cerah, namun hujan turun tiba-tiba pada siang atau sore.

Kondisi tersebut berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk distribusi barang, perjalanan darat dan aktivitas nelayan tradisional.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait kemungkinan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir dan angin kencang.

Potensi cuaca ekstrem diperkirakan muncul pada siang atau sore hingga malam hari. Daerah yang diminta meningkatkan kewaspadaan meliputi Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Kampar, Kepulauan Meranti, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir.

Cuaca ekstrem seperti hujan lebat dan angin kencang dinilai dapat memicu sejumlah dampak turunan.

Mulai dari genangan air di kawasan perkotaan, pohon tumbang, terganggunya jarak pandang pengendara hingga meningkatnya risiko longsor pada wilayah tertentu.

Di Kota Pekanbaru misalnya, hujan dengan durasi cukup lama kerap menyebabkan beberapa titik jalan tergenang. Kondisi itu biasanya berdampak pada kemacetan, terutama di jalur padat kendaraan saat jam pulang kerja.

Sementara di daerah pesisir seperti Bengkalis dan Kepulauan Meranti, masyarakat yang menggantungkan aktivitas di laut juga diminta memperhatikan perkembangan cuaca sebelum berlayar.

Meski tinggi gelombang laut masih relatif aman, perubahan cuaca dapat terjadi secara cepat. BMKG mencatat suhu udara di Riau hari ini berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius.

Tingkat kelembapan udara cukup tinggi, yakni berada pada rentang 55 hingga 100 persen. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung pembentukan awan hujan.

Arah angin diperkirakan bertiup dari Timur Laut hingga Selatan dengan kecepatan sekitar 10 sampai 30 kilometer per jam.

Sementara itu, kondisi gelombang laut di perairan Provinsi Riau diprakirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter atau masuk kategori rendah. Meski demikian, nelayan dan pengguna transportasi laut tetap diimbau memperhatikan informasi cuaca terbaru sebelum melakukan aktivitas pelayaran.

BMKG meminta masyarakat terus memantau pembaruan prakiraan cuaca, terutama saat hendak bepergian atau melakukan aktivitas luar ruangan.

Warga juga diminta tidak berteduh di bawah pohon saat hujan disertai petir dan mengamankan barang-barang yang mudah terdampak angin kencang.

Cuaca hujan yang masih mendominasi sebagian wilayah Riau ini menunjukkan masa peralihan musim belum sepenuhnya stabil.

Karena itu, kesiapsiagaan masyarakat menjadi faktor penting untuk mengurangi risiko dampak cuaca ekstrem yang bisa terjadi sewaktu-waktu. (trp)

Exit mobile version