Karhutla Masih Mengancam Riau, 150 Hotspot Terdeteksi, Terbanyak di Inhu

Tim gabungan melakukan pemadaman karhutla di Riau, beberapa waktu lalu. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Aktivitas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi perhatian di Riau. Data pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, Selasa (8/9/2026) pukul 23.00 WIB malam, tercatat 150 titik panas atau hotspot dan tersebar di sejumlah kabupaten kota.

“Jumlah tersebut turun dibandingkan sehari sebelumnya yang mencapai 170 hotspot. Meski mengalami penurunan, titik panas masih ditemukan di banyak wilayah sehingga potensi munculnya asap tetap perlu diwaspadai,” ujar Forecaster On Duty BMKG Stasiun Pekanbaru, Ranti Kurniati, Rabu (9/9/2026).

Indragiri Hulu menjadi daerah dengan jumlah hotspot paling tinggi, yakni 66 titik. Setelah Indragiri Hulu, jumlah hotspot terbanyak terpantau di Bengkalis dengan 26 titik.

Baca Juga :  170 Hotspot Kepung Riau, Indragiri Hulu Catat 135 Titik Panas

Indragiri Hilir berada di posisi berikutnya dengan 17 titik, kemudian Siak 10 titik dan Dumai sembilan titik. Pelalawan tercatat memiliki delapan hotspot, sedangkan Kuantan Singingi tujuh titik.

Hotspot lainnya ditemukan di Kampar sebanyak tiga titik, Rokan Hilir dua titik, serta Rokan Hulu dan Kepulauan Meranti masing-masing satu titik.

Sebaran tersebut menunjukkan aktivitas titik panas masih muncul di berbagai wilayah Riau, dengan konsentrasi terbesar berada di Indragiri Hulu.

Bila dibandingkan dengan wilayah lain di Sumatera, jumlah hotspot Riau masih berada di bawah beberapa provinsi. Sampai waktu pemantauan yang sama, terdapat 1.607 hotspot di Sumatera.

Baca Juga :  170 Hotspot Kepung Riau, Indragiri Hulu Catat 135 Titik Panas

Sumatera Selatan menjadi daerah dengan jumlah titik panas paling tinggi, mencapai 1.038 titik. Jambi menyusul dengan 135 hotspot, sedangkan Lampung tercatat memiliki 73 titik. Riau berada pada angka 150 hotspot.

Hujan Jadi Harapan Redam Karhutla
Di tengah masih tingginya aktivitas titik panas, peluang hujan diprakirakan muncul di sejumlah wilayah Riau, Rabu (9/9/2026).

Hujan ringan hingga sedang berpeluang turun sejak pagi, siang, sore hingga malam di sejumlah kabupaten dan kota. Beberapa wilayah juga berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Kondisi cuaca tersebut dapat menjadi faktor pendukung dalam penanganan karhutla, terutama di daerah yang masih terdapat titik panas.

Baca Juga :  170 Hotspot Kepung Riau, Indragiri Hulu Catat 135 Titik Panas

Namun, pemantauan dan penanganan di lapangan tetap diperlukan untuk mencegah titik panas berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas. (zul)