PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Aktivitas warga di sejumlah daerah di Riau, Selasa (5/5/2026) berpotensi terganggu oleh cuaca yang tidak stabil. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan, hujan masih akan turun sejak pagi hingga dini hari, bahkan berpotensi disertai petir dan angin kencang untuk beberapa wilayah.
Prakiraan ini menunjukkan bahwa kondisi atmosfer di Riau masih cukup dinamis. Pada pagi hari, sebagian wilayah diselimuti udara kabur hingga cerah berawan. Namun, berdasarkan pemantauan radar cuaca, hujan ringan sudah lebih dulu mengguyur wilayah Indragiri Hilir dan Kota Dumai sejak pagi.
Memasuki siang hingga sore hari, intensitas hujan diprediksi meningkat dan meluas. Wilayah yang berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang meliputi Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, Pelalawan hingga Kota Dumai. Kondisi ini perlu diantisipasi terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.
Pada malam hari, pola cuaca relatif tidak banyak berubah. Hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah daerah seperti Rokan Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, Bengkalis, Rokan Hilir, Siak, Pelalawan, Indragiri Hulu hingga Dumai. Intensitas hujan yang bertahan hingga malam ini menunjukkan adanya suplai uap air yang cukup tinggi di atmosfer wilayah Riau.
Sementara itu, pada dini hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan masih akan terjadi di sejumlah wilayah. Daerah yang berpotensi terdampak antara lain Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Kepulauan Meranti, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kampar serta Kota Dumai.
BMKG Pekanbaru juga mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang diprakirakan terjadi pada sore hingga malam atau dini hari, khususnya di wilayah Rokan Hulu, Kampar, Siak, Rokan Hilir, Indragiri Hilir dan Kota Dumai.
“Kondisi ini berpotensi menimbulkan dampak seperti genangan air, pohon tumbang hingga gangguan transportasi. Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati,” demikian imbauan BMKG.
Dari sisi suhu udara, Riau diprakirakan berada pada kisaran 23 hingga 34 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara cukup tinggi, yakni antara 55 hingga 100 persen, yang turut mendukung terbentuknya awan hujan. Sementara arah angin bertiup dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan berkisar 10 hingga 30 kilometer per jam.
Untuk wilayah perairan, tinggi gelombang laut di Riau diprakirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter. Kondisi ini masih tergolong rendah dan relatif aman untuk aktivitas pelayaran, meski nelayan tetap diimbau memperhatikan perkembangan cuaca terbaru.
Cuaca yang cenderung fluktuatif ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk terus memantau informasi resmi dari BMKG. Perubahan cuaca yang cepat dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama di masa peralihan musim seperti saat ini.
Sebagai langkah antisipasi, warga disarankan membawa perlengkapan pelindung hujan, menghindari berteduh di bawah pohon saat terjadi petir, serta memastikan saluran air di lingkungan tetap lancar untuk menghindari genangan. (bsh)




