Riau  

Dua Korban KM Gading 2 Ditemukan Meninggal, Pencarian Kini Fokus Satu Korban yang Masih Hilang

Tim gabungan terus melakukan pencarian terhadap satu korban hilang kapal tenggelam. (Foto: Istimewa)

SIAK, FOKUSRIAU.COM-Operasi pencarian korban tenggelamnya KM Gading 2 di perairan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB), Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau membuahkan hasil. Tim gabungan, Selasa (7/7/2026) menemukan dua korban dalam kondisi meninggal dunia. Dengan demikian, tersisa satu korban yang masih dinyatakan hilang dan terus dicari.

Dua korban yang ditemukan tersebut adalah Aditia Waskita (27), petugas Bea Cukai Pekanbaru, dan Desmond Nataldo (44), pemilik barang dari PT KIMI. Dengan penemuan itu, jumlah korban meninggal akibat kecelakaan KM Gading 2 bertambah menjadi tiga orang.

Kasi Humas Polres Siak, Aiptu Dedek Prayoga mengatakan, korban pertama ditemukan sekitar pukul 09.20 WIB di sekitar lokasi tenggelamnya kapal. “Korban atas nama Aditia Waskita ditemukan sekitar pukul 09.20 WIB dalam keadaan meninggal dunia,” kata Dedek.

Jenazah Aditia kemudian dievakuasi menuju Puskesmas Mengkapan sebelum diberangkatkan ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru sekitar pukul 11.00 WIB untuk menunggu penjemputan keluarga.

Menurut Dedek, jenazah selanjutnya direncanakan dipulangkan ke Provinsi Sumatera Utara melalui jalur udara pada Rabu (8/7/2026). Kurang dari dua jam setelah penemuan pertama, tim gabungan kembali menemukan korban kedua.

“Korban atas nama Desmond Nataldo ditemukan sekitar pukul 11.10 WIB dalam keadaan meninggal dunia,” ujarnya.

Baca juga:  Syamsuar Minta Direktur BSP Berani Copot Pejabat Tak Berkinerja Baik

Jenazah Desmond juga dievakuasi ke Puskesmas Mengkapan sebelum diberangkatkan menuju Pekanbaru sekitar pukul 12.16 WIB.

Dengan bertambahnya dua korban tersebut, operasi pencarian kini dipusatkan untuk menemukan Febri (30), surveyor PT Sucofindo, yang hingga Selasa siang masih belum ditemukan.

Sebelumnya, korban pertama yang ditemukan meninggal dunia adalah Ilham Syahputra Siregar (29), surveyor PT Carsurin. Sampai pukul 12.30 WIB, tim gabungan masih menyisir perairan Selat Lalang di sekitar lokasi kejadian dengan harapan dapat segera menemukan korban terakhir.

Menurut Dedek, operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Basarnas Provinsi Riau, Ditpolairud Polda Riau, Satpolairud Polres Siak, Bea Cukai Pekanbaru, personel Polsek Sungai Apit, Babinsa Kampung Sungai Rawa, serta masyarakat setempat.

“Upaya pencarian masih terus dilakukan di perairan Selat Lalang. Sampai saat ini situasi berlangsung aman, lancar, dan terkendali,” ujarnya.

Kecelakaan KM Gading 2 terjadi saat kapal tersebut melakukan draft survey terhadap kapal MV Himala di perairan Pelabuhan Kawasan Industri Tanjung Buton. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kapal diduga terseret arus yang cukup deras hingga membentur kapal lain sebelum kehilangan keseimbangan, miring, dan akhirnya tenggelam.

Baca juga:  Diduga Microsleep, Bus Pelangi Tabrak Truk di Tol Pekanbaru-Dumai, 2 Tewas dan 16 Luka

Peristiwa itu melibatkan tujuh orang yang berada di atas kapal saat kejadian. Dari jumlah tersebut, tiga orang berhasil menyelamatkan diri, yakni Aprizal selaku nakhoda KM Gading 2, Hamdy dari PT Segara Mitra Abadi, dan Lewie Marvie Yuson GA, Chief Officer MV Himala.

Sementara itu, tiga orang telah dipastikan meninggal dunia, yakni Ilham Syahputra Siregar, Aditia Waskita dan Desmond Nataldo. Satu korban lainnya, Febri, masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.

Operasi pencarian terus dilanjutkan dengan penyisiran di sekitar lokasi tenggelamnya kapal dan kawasan perairan Selat Lalang. Aparat berharap korban terakhir dapat segera ditemukan sehingga seluruh proses evakuasi dapat diselesaikan dan penyelidikan mengenai penyebab pasti kecelakaan dapat dilakukan secara menyeluruh. (tpc)