PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Mulai 1 Januari 2026, Pertamina menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi.
Dalam laman resminya, PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) Umum dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.
Alhasil, harga Pertamax turun dari sebelumnya Rp 12.750 per liter menjadi Rp 12.500 per liter. Terjadi penurunan Rp 250 per liternya.
Selanjutnya harga Pertamax Turbo juga turun Rp 350 per liter menjadi Rp 13.400 per liter.
Untuk harga Pertamax Green 95 juga disesuaikan. Kalau sebelumnya per liter dijual Rp 13.500, kini menjadi Rp 13.150 per liter.
Untuk bahan bakar diesel juga mengalami penurunan. Harga BBM Dexlite turun menjadi Rp 13.500 per liter dari sebelumnya Rp 14.700 per liter. Harga BBM Pertamina Dex turun menjadi Rp 13.600 per liter dari sebelumnya Rp 15.000 per liter.
Sementara itu, harga BBM subsidi yang dijual Pertamina belum mengalami ubahan. Pertalite tetap Rp 10.000 per liter di seluruh Indonesia dan solar subsidi Rp 6.800 per liter. (dtc/bsh)




