PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Prof Ahmad Fadli ST, MT, PhD meraih mandat memimpin Universitas Riau (Unri) periode 2026-2030, setelah unggul dalam pemilihan rektor yang berlangsung di Gedung Rektorat Kampus Bina Widya Panam, Pekanbaru, Selasa (13/10/2026).
Dekan Fakultas Teknik Unri itu mengantongi 53 suara, meninggalkan dua pesaingnya dalam pemungutan suara yang digelar melalui Rapat Senat Tertutup. Dr Mexsasai Indra memperoleh 29 suara, sedangkan Prof Dr Jimmi Copriady meraih 12 suara.
Hasil ini menempatkan Ahmad Fadli di posisi teratas dalam kontestasi kepemimpinan kampus negeri di Riau itu. Meski telah ditetapkan sebagai peraih suara terbanyak, proses menuju pelantikan masih harus melalui pengusulan kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi untuk penetapan resmi.
Ahmad Fadli Unggul dalam Pemungutan Suara
Pemilihan berlangsung di Ruang Indragiri, Gedung Rektorat Unri, dengan melibatkan 62 anggota senat serta perwakilan kementerian yang memiliki hak suara sebesar 35 persen.
Dua kandidat lain yang bersaing adalah Dr Mexsasai Indra SH MH, Wakil Rektor Bidang Akademik Unri, dan Prof Dr Jimmi Copriady MSi, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unri.
Ketua Panitia Pemilihan Rektor (Panpilrek) Unri, Dr M Rasuli SE MSi Ak CA ACPA, menyatakan seluruh rangkaian pemilihan telah berjalan sesuai ketentuan statuta universitas.
“Alhamdulillah, proses demokrasi kampus berjalan lancar dan kondusif. Panitia Pemilihan Rektor (Panpilrek) telah melaksanakan seluruh tahapan sesuai statuta,” ujar Rasuli.
Pemilihan melalui forum senat tertutup tersebut menjadi tahapan penentu untuk memilih pemimpin Unri selama empat tahun ke depan.
Menunggu Penetapan dan Pelantikan
Setelah hasil pemungutan suara ditetapkan, Ahmad Fadli akan diusulkan kepada menteri untuk menjalani proses penetapan dan pelantikan sebagai Rektor Unri periode 2026–2030.
Ia akan menggantikan Prof Dr Sri Indarti SE MSi, yang memimpin universitas tersebut pada periode sebelumnya.
Tahap penetapan oleh kementerian menjadi proses lanjutan sebelum kepemimpinan baru resmi berjalan. Dengan demikian, hasil pemilihan ini menjadi dasar bagi proses administrasi menuju pergantian rektor.
Ajak Civitas Akademika Bersatu
Usai dinyatakan unggul, Ahmad Fadli mengajak seluruh civitas akademika Unri untuk mengesampingkan perbedaan selama proses pemilihan dan kembali berfokus pada kemajuan universitas.
“Kemenangan ini adalah kemenangan seluruh sivitas akademika Unri. Saatnya kita bersatu membangun Unri yang lebih unggul dan berdampak,” ujar Ahmad Fadli.
Pesan tersebut menandai harapannya agar dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan seluruh unsur kampus dapat berjalan bersama dalam mendukung agenda pengembangan universitas.
Dengan kepemimpinan baru yang segera memasuki tahap penetapan, perhatian berikutnya tertuju pada langkah Ahmad Fadli dalam memperkuat mutu pendidikan, mengembangkan riset, serta meningkatkan kontribusi Unri bagi masyarakat dan pembangunan daerah. (bsh)






