PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Warga di sejumlah wilayah Riau diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang, Jumat (16/10/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan, hujan dengan intensitas ringan dan sedang berpeluang mengguyur 11 kabupaten dan kota, terutama siang dan sore hari.
Di tengah peluang turunnya hujan, masyarakat juga perlu mengantisipasi kondisi udara yang berpotensi kabur akibat asap. Warga disarankan memakai masker ketika beraktivitas di luar ruangan serta mengurangi kegiatan di luar rumah jika asap semakin pekat.
Forecaster on Duty BMKG, Ranti Kurniati mengingatkan, potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah daerah.
Wilayah yang masuk dalam peringatan dini tersebut meliputi Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Pelalawan, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir. Potensi cuaca ekstrem diperkirakan muncul pada siang atau sore hingga malam hari.
Kondisi ini perlu diantisipasi, terutama oleh masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan. Hujan lebat yang datang bersama petir dan angin kencang dapat mengganggu perjalanan serta aktivitas harian.
Hujan Berpeluang Turun Sejak Pagi
Prakiraan BMKG menunjukkan, hujan berpeluang terjadi dalam beberapa periode sepanjang hari. Pada pagi hari, hujan ringan berpotensi membasahi sebagian wilayah Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Bengkalis, Siak dan Pelalawan.
Memasuki siang dan sore, wilayah yang berpeluang diguyur hujan ringan hingga sedang meluas ke Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Siak, Pelalawan, Bengkalis, Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Kota Dumai dan Pekanbaru.
Pada malam hari, hujan ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, Pelalawan, Bengkalis, dan Indragiri Hulu.
Sementara menjelang dini hari, hujan ringan berpeluang turun di Kuantan Singingi, Siak, Bengkalis, Kampar, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, serta Kota Dumai.
Suhu Udara 33 Derajat Celsius
BMKG memperkirakan suhu udara di Riau berkisar 23-33 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan antara 55 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 10-40 kilometer per jam.
Untuk wilayah perairan, tinggi gelombang laut diprakirakan berada pada rentang 0,5-1,25 meter. Kondisi tersebut masuk kategori gelombang rendah.
Meski demikian, masyarakat tetap perlu mengikuti perkembangan informasi cuaca, terutama ketika melakukan perjalanan atau menjalankan aktivitas yang bergantung pada kondisi alam.
Lima Titik Panas Terdeteksi di Riau
Di tengah potensi hujan, pemantauan hingga pukul 23.00 WIB mencatat lima titik panas atau hotspot di Riau. Dua titik terdeteksi di Kabupaten Pelalawan, satu titik di Kabupaten Siak, dan dua titik lainnya di Kota Dumai.
Jumlah titik panas di Pulau Sumatera tercatat mencapai 4.059 titik. Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan sebaran terbanyak, yakni 2.791 titik, disusul Jambi sebanyak 894 titik.
Berikutnya, Lampung mencatat 212 titik dan Kepulauan Bangka Belitung 135 titik. Bengkulu memiliki 17 titik, Sumatera Utara tiga titik, sedangkan Aceh dan Kepulauan Riau masing-masing satu titik.
Peluang hujan di sejumlah wilayah belum menjadi alasan untuk mengabaikan risiko gangguan kesehatan akibat asap. BMKG mengimbau masyarakat tetap memperhatikan kualitas udara, khususnya jika jarak pandang menurun atau asap terasa semakin pekat.
Penggunaan masker saat berada di luar ruangan dan pembatasan aktivitas di area berasap dapat menjadi langkah pencegahan untuk mengurangi paparan yang berisiko mengganggu pernapasan.
Masyarakat juga diharapkan rutin memantau pembaruan prakiraan cuaca dan memperhatikan peringatan dini BMKG. Kewaspadaan diperlukan agar perubahan cuaca yang terjadi sepanjang hari tidak mengganggu keselamatan maupun kesehatan warga. (mcr)






