11 Titik Panas Terdeteksi di Riau, BMKG Prediksi Malam Nanti Turun Hujan Disertai Petir

BMKG memprediksi hujan meluas dan memperingatkan potensi petir serta angin kencang. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Warga Riau diminta bersiap menghadapi dua kondisi cuaca yang berpotensi terjadi bersamaan, kabut asap yang mengganggu kualitas udara dan hujan disertai petir serta angin kencang.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memperkirakan, hujan dengan intensitas ringan dan sedang akan meluas ke sebagian besar wilayah Riau, Jumat (23/10/2026) malam sampai Sabtu dini hari.

Namun, masyarakat tidak bisa mengabaikan ancaman asap yang masih menyelimuti sejumlah daerah. BMKG mengingatkan paparan asap berpotensi mengganggu kesehatan, khususnya organ pernapasan.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Alfa Nataris meminta masyarakat, mengurangi risiko paparan asap dengan meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar rumah.

Di balik peluang turunnya hujan, BMKG mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Peringatan tersebut berlaku untuk sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Kota Dumai, Kabupaten Kampar, Kabupaten Kuantan Singingi, dan Kota Pekanbaru pada malam hingga dini hari.

Baca Juga :  90 Pejabat Siak Dilantik, Wabup Syamsurizal: Tinggalkan Ego Sektoral, Utamakan Rakyat

Masyarakat di daerah tersebut diimbau mengantisipasi perubahan cuaca, terutama ketika hujan deras datang bersamaan dengan petir dan angin kencang.

Sebelum memasuki malam, hujan ringan hingga sedang diperkirakan turun di sejumlah wilayah. Pada pagi hari, potensi hujan mencakup sebagian Rokan Hulu, Kampar, dan Kepulauan Meranti. Hujan ringan juga telah terpantau melalui radar cuaca di sebagian wilayah Rokan Hilir, Bengkalis, dan Kota Dumai.

Memasuki siang hingga sore, peluang hujan diprakirakan terjadi di Rokan Hilir, Dumai, Bengkalis, Siak, Kampar, Kepulauan Meranti, dan Indragiri Hilir.

Sementara itu, kondisi udara kabur akibat asap masih berpeluang terjadi sepanjang hari.

Sebelas Titik Panas Terdeteksi di Riau
Ancaman kabut asap juga menjadi perhatian menyusul hasil pemantauan titik panas atau hotspot di wilayah Sumatera.

BMKG mencatat 3.297 titik panas di Sumatera. Dari jumlah tersebut, 11 titik terdeteksi berada di Provinsi Riau.

Kabupaten Indragiri Hilir mencatat sebaran terbanyak dengan enam titik. Dua titik lainnya terpantau di Kabupaten Siak, sedangkan Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Pelalawan, dan Kota Dumai masing-masing memiliki satu titik.

Baca Juga :  APBD Pekanbaru 2027 Diproyeksi Tembus Rp3,18 Triliun, Bidik PAD Rp1,56 Triliun

Data tersebut menggambarkan masih adanya titik panas di sejumlah daerah Riau. Meski demikian, keberadaan hotspot perlu ditindaklanjuti dengan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan kondisi kebakaran di lapangan.

Untuk kondisi meteorologi, BMKG memperkirakan suhu udara di Riau berada pada kisaran 23-33 derajat Celsius. Kelembapan udara berkisar 55-100 persen.

Angin diprakirakan bertiup dari tenggara hingga barat laut dengan kecepatan 10-20 kilometer per jam.

Adapun kondisi perairan Riau diperkirakan relatif kondusif dari sisi tinggi gelombang. BMKG memprakirakan gelombang laut berkisar 0,5-1,25 meter, yang masuk kategori rendah.

Meski gelombang tergolong rendah, masyarakat pesisir dan pengguna transportasi laut tetap perlu memperhatikan perkembangan cuaca setempat.

Warga Diimbau Lindungi Diri dari Paparan Asap
BMKG mengingatkan masyarakat agar menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar ruangan. Apabila kabut asap semakin pekat, warga disarankan membatasi kegiatan di luar rumah untuk mengurangi paparan partikel yang dapat mengganggu pernapasan.

Baca Juga :  BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Lima Wilayah Riau, Petir dan Angin Kencang Mengintai

Kelompok yang rentan terhadap gangguan kualitas udara perlu lebih berhati-hati. Masyarakat juga sebaiknya memperhatikan kondisi kesehatan dan mencari pertolongan medis apabila mengalami keluhan pernapasan yang memburuk.

Di wilayah yang berpeluang mengalami hujan lebat, warga diminta mengantisipasi petir dan angin kencang, terutama pada malam hingga dini hari.

Potensi hujan memberikan harapan bagi wilayah yang masih terdampak asap. Namun, masyarakat tetap perlu mengikuti pembaruan informasi cuaca dan kualitas udara agar dapat menyesuaikan aktivitas dengan kondisi di lapangan. (bsh)