PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Hujan diprakirakan bakal membasahi sejumlah wilayah Riau, Sabtu (17/10/2026). Namun demikian, masyarakat diminta tetap waspada karena cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat, petir dan angin kencang berpotensi terjadi di beberapa daerah.
Sementara itu, kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi ancaman bagi kesehatan.
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Elisa JS Kedang menyampaikan, peluang hujan tersebar dari pagi sampai dini hari dengan cakupan wilayah yang berubah mengikuti waktu.
Pagi hari, hujan ringan hingga sedang berpotensi turun di sebagian wilayah Kabupaten Indragiri Hilir dan Pelalawan. Memasuki siang hingga sore, peluang hujan meluas ke sejumlah kabupaten dan kota di Riau.
BMKG memperkirakan, hujan pada siang hingga sore hari dapat terjadi di Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Siak, Pelalawan, Bengkalis, Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu dan Kota Dumai.
Memasuki malam hari, potensi hujan masih berlanjut di Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Pelalawan, Bengkalis, Siak, Indragiri Hulu, dan Kota Pekanbaru.
Sementara pada dini hari, hujan ringan diprakirakan turun di sebagian wilayah Bengkalis, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Indragiri Hilir, dan Kota Dumai.
Perubahan cuaca tersebut membuat masyarakat perlu memperhatikan kondisi lingkungan saat beraktivitas, terutama ketika hujan mulai turun disertai angin kencang atau petir.
Tujuh Wilayah Berpotensi Dilanda Hujan Lebat
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan meliputi Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Kampar, Indragiri Hilir, Pelalawan, serta Kota Dumai.
Menurut Elisa, potensi cuaca tersebut dapat muncul pada pagi, sore, dan malam hari.
Masyarakat di wilayah terdampak disarankan berhati-hati ketika berkendara, menghindari tempat terbuka saat terjadi petir, serta mewaspadai pohon atau benda yang berisiko tumbang ketika angin menguat.
Dari sisi parameter cuaca, suhu udara di Riau diprakirakan berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius. Kelembapan udara berada pada rentang 55-98 persen.
Angin diperkirakan bertiup dari arah tenggara hingga utara dengan kecepatan 10-40 kilometer per jam.
Adapun kondisi perairan Riau diprakirakan relatif tenang, dengan tinggi gelombang laut berkisar 0,5-1,25 meter atau masuk kategori rendah. Meski demikian, aktivitas pelayaran tetap perlu mempertimbangkan kondisi cuaca setempat.
Kabut Asap Masih Mengancam Kesehatan
Di tengah peluang turunnya hujan, persoalan asap karhutla belum bisa diabaikan. BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga kesehatan, terutama ketika kualitas udara memburuk akibat asap yang menyelimuti sejumlah wilayah.
Paparan asap dapat memicu gangguan pernapasan, khususnya pada anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki masalah kesehatan pada saluran pernapasan.
BMKG mengimbau warga menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Apabila asap semakin pekat, kegiatan di luar rumah sebaiknya dibatasi untuk mengurangi paparan partikel pencemar.
Masyarakat juga diminta terus mengikuti perkembangan informasi cuaca dan kualitas udara dari sumber resmi. Potensi hujan di sejumlah daerah menjadi perkembangan yang perlu dicermati, tetapi kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem dan dampak kabut asap tetap diperlukan. (ria)






