PSPS Pekanbaru Bungkam Semen Padang 1-0! Gol Dimas Wicaksono Jadi Penentu, Drama VAR Warnai Laga

PSPS Pekanbaru membawa pulang tiga poin berharga setelah menaklukkan Semen Padang FC dengan skor tipis 1-0 pada pekan keempat Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-PSPS Pekanbaru membawa pulang tiga poin berharga setelah menaklukkan Semen Padang FC dengan skor tipis 1-0 pada pekan keempat Pegadaian Championship 2026/2027.

Gol Dimas Wicaksono di menit ke-72 menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat hingga detik terakhir.

Bermain di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (4/10/2026) malam, skuad berjuluk Askar Bertuah menunjukkan bahwa kemenangan tak selalu harus diraih melalui penguasaan bola yang dominan.

Disiplin bertahan, kesabaran membaca permainan, dan ketepatan memanfaatkan peluang menjadi modal PSPS untuk meredam perlawanan Kabau Sirah.

Kemenangan ini terasa semakin berarti karena PSPS harus menghadapi lawan dengan sejumlah pemain berpengalaman. Di tengah tekanan yang terus meningkat, tim asuhan Akhyar Ilyas mampu menjaga keunggulan hingga pertandingan berakhir pada menit ke-90+8.

PSPS Berani Menekan, Semen Padang Kesulitan Menembus Pertahanan
Sejak awal pertandingan, PSPS tidak memilih bermain pasif. Askar Bertuah berani keluar dari tekanan dan beberapa kali mencoba membangun serangan menuju pertahanan Semen Padang.

Kabau Sirah berusaha mengambil kendali permainan melalui pergerakan di lini tengah. Mereka mencoba membongkar pertahanan PSPS dengan membangun serangan secara bertahap, tetapi barisan belakang tim asal Pekanbaru itu tampil cukup rapat.

PSPS juga memperlihatkan ancaman melalui serangan balik cepat. Ketika Semen Padang meningkatkan tekanan, Askar Bertuah berusaha memanfaatkan ruang yang terbuka untuk melancarkan serangan ke wilayah lawan.

Pertarungan berlangsung sengit. Semen Padang berusaha memaksimalkan penguasaan bola, sedangkan PSPS tampil disiplin dalam menjaga keseimbangan permainan.

Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, kedua tim belum mampu memecah kebuntuan. Skor 0-0 mengantar pemain menuju ruang ganti.

Gol Dimas Wicaksono Menit ke-72 Mengubah Jalannya Pertandingan
Memasuki babak kedua, Semen Padang meningkatkan intensitas serangan demi mencari gol pembuka. Namun, PSPS tetap bertahan dengan pendekatan yang mengutamakan kedisiplinan dan efektivitas dalam memanfaatkan peluang.

Kesabaran tersebut terbayar pada menit ke-72. Dimas Wicaksono sukses memanfaatkan celah di pertahanan Semen Padang dan mencetak gol yang membawa PSPS unggul 1-0.

Gol itu mengubah tekanan pertandingan. Semen Padang yang tertinggal langsung berusaha mengejar ketertinggalan dengan meningkatkan agresivitas serangan.

PSPS pun menghadapi ujian berat. Keunggulan satu gol membuat setiap kesalahan berpotensi berakibat fatal, terlebih lawan terus mencari jalan menuju gawang Askar Bertuah.

Namun, barisan pertahanan PSPS mampu meredam sejumlah upaya Kabau Sirah. Para pemain tetap menjaga konsentrasi sembari sesekali mencoba melancarkan serangan balik untuk mengurangi tekanan.

Drama VAR Warnai Menit-Menit Akhir
Ketegangan meningkat ketika pertandingan memasuki fase akhir. Semen Padang terus berupaya menemukan gol penyeimbang, sementara PSPS berjuang mempertahankan keunggulan yang sudah dibangun sejak menit ke-72.

Situasi semakin menegangkan ketika Gamaroni terlibat insiden dengan pemain Semen Padang. Wasit kemudian memeriksa tayangan Video Assistant Referee (VAR) untuk memastikan apakah insiden tersebut layak berujung kartu merah.

Setelah peninjauan VAR, Gamaroni tidak menerima kartu merah. Hukuman yang diberikan kepadanya adalah kartu kuning.

Keputusan tersebut membuat pertandingan berlanjut, tetapi perjuangan PSPS belum selesai. Wasit memberikan tambahan waktu delapan menit, membuka kesempatan bagi Semen Padang untuk kembali mengejar hasil imbang.

Dalam sisa waktu tersebut, Kabau Sirah masih berusaha menekan. PSPS harus mempertahankan fokus di tengah tekanan hingga peluit panjang benar-benar mengakhiri pertandingan.

Tiga Poin Berharga bagi Askar Bertuah
Skor 1-0 tetap bertahan hingga menit ke-90+8. PSPS Pekanbaru pun meninggalkan lapangan dengan kemenangan yang ditentukan oleh satu gol Dimas Wicaksono.

Hasil ini memberi tambahan kepercayaan diri bagi Askar Bertuah dalam persaingan Grup A Pegadaian Championship 2026/2027. Kemenangan atas Semen Padang juga memperlihatkan kemampuan PSPS menjaga keunggulan ketika menghadapi tekanan pada fase krusial pertandingan.

Bagi PSPS, keberhasilan mengamankan kemenangan bukan hanya soal mencetak gol, melainkan juga mempertahankan organisasi permainan ketika lawan meningkatkan serangan.

Satu gol menjadi penentu, pertahanan menjadi benteng, dan delapan menit tambahan waktu menjadi ujian terakhir. Di tengah tekanan tersebut, PSPS Pekanbaru berhasil menjaga keunggulan hingga laga berakhir dengan skor 1-0. (mcr)