Riau Catat 447 Hotspot, 333 Titik Terkonsentrasi di Pelalawan dan Inhil

Ilustrasi. BMKG mendeteksi Riau hari ini mencatat 447 hotspot, 333 titik masih terkonsentrasi di Pelalawan dan Inhil. (Foto: Antara)

PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Sebanyak 447 titik panas atau hotspot terdeteksi di Riau. Hal itu terungkap dari data pembaruan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sampai pukul 23.00 WIB malam tadi. Sebaran tertinggi masih di Kabupaten Pelalawan dan Indragiri Hilir.

Data tersebut menjadi perhatian serius pemerintah di tengah kondisi cuaca Riau yang berpotensi hujan di sejumlah wilayah. Dari 447 hotspot di Riau, sebanyak 174 titik berada di Pelalawan dan 159 titik lainnya terdeteksi di Indragiri Hilir.

Forecaster On Duty BMKG, Bella R. Adelia menyampaikan, data hotspot tersebut berdasarkan pembaruan pemantauan wilayah Sumatera sampai pukul 23.00 WIB.

Secara regional, jumlah titik panas yang terdeteksi di Sumatera mencapai 2.787 titik. Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 1.551 titik.

BACA JUGA :  Asap Kepung Pekanbaru, Plt. Gubri: Sebagian Kiriman dari Sumsel dan Jambi

Setelah Sumatera Selatan, jumlah hotspot tertinggi berada di Riau dengan 447 titik. Jambi menyusul dengan 361 titik, kemudian Lampung 172 titik dan Kepulauan Riau sebanyak 71 titik.

Di Riau, sebaran hotspot tidak merata. Pelalawan menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak, disusul Indragiri Hilir.

Rinciannya, Pelalawan mencatat 174 hotspot dan Indragiri Hilir 159 titik. Jumlah tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan sejumlah kabupaten dan kota lainnya di Riau.

Hotspot juga terdeteksi di Bengkalis sebanyak 40 titik. Selanjutnya Indragiri Hulu 29 titik, Kampar 14 titik, Rokan Hilir 9 titik, Rokan Hulu 7 titik dan Siak 6 titik.

Sementara itu, Kota Pekanbaru tercatat memiliki 5 hotspot. Kepulauan Meranti memiliki 3 titik dan Kuantan Singingi hanya 1 titik.

BACA JUGA :  Stafsus Menhut Mangkir Diperiksa KPK, Selisih Rp2.000 SGD Kasus Bupati Kuansing Masih Misteri

Dengan demikian, Pelalawan dan Indragiri Hilir menjadi dua wilayah yang menyumbang lebih dari separuh total hotspot Riau berdasarkan pembaruan data tersebut.

“Pembaruan data hotspot menjadi salah satu informasi penting dalam pemantauan kondisi lingkungan di Riau. Terlebih, sebaran titik panas menunjukkan konsentrasi yang cukup tinggi di beberapa kabupaten,” ujar Bella.

Pelalawan menjadi wilayah yang paling banyak mencatat hotspot dengan 174 titik. Angka tersebut disusul Indragiri Hilir dengan 159 titik, sehingga dua wilayah tersebut mencatat total 333 hotspot.

Artinya, sebagian besar hotspot Riau berdasarkan pembaruan pukul 23.00 WIB terkonsentrasi di dua kabupaten tersebut. Wilayah lainnya memiliki jumlah yang jauh lebih rendah dibandingkan Pelalawan dan Indragiri Hilir.

BACA JUGA :  Cuaca Riau Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Berpeluang Turun Malam di Sejumlah Daerah

Sementara untuk Sumatera, jumlah hotspot mencapai 2.787 titik. Riau berada di urutan kedua setelah Sumatera Selatan dalam jumlah titik panas berdasarkan pembaruan data tersebut.

Masyarakat di wilayah dengan konsentrasi hotspot tinggi diminta tetap mengikuti informasi terbaru, terkait kondisi cuaca dan lingkungan. Terutama saat aktivitas cuaca berubah dan terdapat potensi angin kencang maupun hujan lebat. (zul)