Daun Kelor Mengandung Vitamin C 7 Kali Lipat Jeruk, 4 Kali Lipat Susu

Daun kelor yang kaya dengan vitamin C. (Foto: Liputan6.com)

PEKANBARU-Daun kelor memiliki kandungan vitamin tingggi. Daun ini juga disebut sebagai daun ajaib, lantaran memiliki kandungan kalsium seperti susu.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) Institut Pertanian Bogir (IPB) Yusman Syaufakat mengatakan, daun kelor memiliki manfaat yang sangat besar bagi kesehatan. Bahkan, vitamin C di daun kelor tujuh kali lebih banyak dari jeruk.

Kadar kalsiumnya juga empat kali lebih banyak dari susu. Kandungan vitamin A di daun kelor lebih banyak dari wortel.

“Kaliumnya juga tiga kali lebih banyak dari pisang dan kandungan protein dua kali lebih banyak dari telur,” ungkap Yusman seperti dilansir dari laman IPB, Sabtu (2/1).

Ketua Dewan Guru Besar IPB, Evy Damayanthi memiliki pandangan yang sama. Dia mengaku, kandungan gizi daun kelor tidak terbantahkan. Daun kelor bahkan banyak digunakan dalam program-program pengentasan masalah gizi.

Daun kelor juga sudah sangat akrab dengan masyarakat Indonesia. Namun masih banyak masyarakat yang belum tertarik untuk membudidayakan tanaman yang kaya manfaat tersebut.

“Di Nusa Tenggara Timur (NTT) setiap rumah sudah harus menanam paling tidak lima pohon kelor. Jadi saya senang membuat program pendampingan budidaya kelor dari hulu ke hilir,” jelas Evy.

Dosen dari Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB, Hamim juga menyampaikan, daun kelor dari sisi ketahanan merupakan jenis tanaman yang mudah dibudidayakan.

Walaupun demikian, proses budidaya dengan penerapan pertanian monokultur, risiko serangan hama menjadi hal yang cukup tinggi probabilitasnya.

“Meski begitu, saya yakin para pakar di IPB pasti sudah melakukan kajian-kajian terkait dan pastinya sudah ada alternatif strategi pengendalian hama,” terang Hamim.

Berikut Beragam manfaat daun kelor
Antioksidan kuat
Tanaman kelor menawarkan campuran kaya antioksidan kuat seperti kaempferol, asam caffeoylquinic, zeatin, quercetin, rutin, asam klorogenat, dan beta-sitosterol.

Memasak daun kelor sebenarnya meningkatkan beberapa aktivitas antioksidan ini dan meningkatkan zat besi yang tersedia.