PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Pemilihan Ketua RW 07 Kelurahan Damai Langgeng berlangsung meriah dan penuh nuansa kekeluargaan.
Dalam proses pemilihan yang digelar secara musyawarah tersebut, Budi Setiawan resmi terpilih sebagai Ketua RW 07 untuk periode kepengurusan yang baru, setelah meraih suara terbanyak dari warga yang hadir.
Kegiatan pemilihan ini menjadi momen penting bagi warga RW 07 Damai Langgeng dalam menentukan pemimpin lingkungan yang diharapkan mampu membawa kemajuan serta memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.
Berdasarkan hasil penghitungan suara yang dilakukan panitia, Budi Setiawan memperoleh 90 suara, mengungguli dua kandidat lainnya. Di posisi kedua terdapat Syarnubi Nobel yang meraih 80 suara, sementara Cahairul Wahyu Adha memperoleh 20 suara.
Panitia juga mencatat terdapat 5 suara batal dalam proses pemilihan tersebut.Proses penghitungan suara dilakukan secara terbuka dan transparan, disaksikan langsung oleh warga yang hadir.
Hasil rekapitulasi suara kemudian ditampilkan di papan pengumuman panitia agar dapat dilihat secara langsung oleh seluruh peserta pemilihan.
Pemilihan Berlangsung Tertib dan Penuh Kekeluargaan
Sejak awal hingga akhir kegiatan, suasana pemilihan berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan. Warga terlihat antusias mengikuti setiap tahapan proses pemilihan, mulai dari penyampaian aspirasi hingga penghitungan suara.
Acara ini juga dihadiri sejumlah tokoh masyarakat yang turut memberikan dukungan terhadap terselenggaranya proses demokrasi di tingkat lingkungan tersebut.
Beberapa tokoh yang hadir di antaranya Ketua Masjid Asy-Syuhada Ir. H. Iskandar Yunus, tokoh masyarakat H. Katijan, H. Sudirno, serta Bungnas Pohan.
Kehadiran para tokoh tersebut semakin menambah semarak dan memperkuat nilai kebersamaan dalam kegiatan pemilihan Ketua RW tersebut.
Selain itu, para Ketua RT di lingkungan RW 07 Damai Langgeng juga memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Mereka turut membantu memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan kondusif.
Pelaksanaan pemilihan Ketua RW 07 Damai Langgeng dipimpin Dr. Gusri Putra Dodi, SH, MH, dengan Agus Salim Siregar sebagai sekretaris.
Panitia memastikan seluruh tahapan pemilihan berjalan sesuai dengan kesepakatan warga dan dilakukan secara transparan.
Proses ini menjadi bukti bahwa demokrasi di tingkat lingkungan dapat berjalan dengan baik apabila dilandasi semangat kebersamaan dan musyawarah.
Ketua panitia menyampaikan bahwa partisipasi warga dalam pemilihan tersebut cukup tinggi, yang menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap kepemimpinan di lingkungan mereka.
Budi Setiawan Siap Jalankan Amanah Warga
Usai dinyatakan terpilih sebagai Ketua RW 07 Damai Langgeng, Budi Setiawan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan warga kepadanya.
Menurutnya, kepercayaan tersebut merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk memimpin RW 07 Damai Langgeng. Ini adalah amanah yang akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Budi.
Dia juga menegaskan, keberhasilan membangun lingkungan tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh warga.
Dorong Kebersamaan dan Gotong Royong
Dalam kepemimpinannya ke depan, Budi Setiawan berharap seluruh warga dapat terus menjaga kekompakan dan memperkuat budaya gotong royong.
Menurutnya, kebersamaan menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis untuk semua warga.
“Saya berharap kita semua dapat terus menjaga kebersamaan, saling mendukung, serta bergotong royong dalam membangun lingkungan RW 07 Damai Langgeng agar semakin maju dan nyaman untuk ditinggali,” ujarnya.
Dengan terpilihnya Budi Setiawan sebagai Ketua RW yang baru, warga RW 07 Damai Langgeng berharap kepengurusan yang akan datang dapat lebih aktif dalam menjalankan program-program kemasyarakatan.
Selain memperkuat kebersamaan, warga juga berharap kepengurusan baru mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta mendorong berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat bagi lingkungan.
Pemilihan Ketua RW ini pun menjadi contoh bagaimana proses demokrasi di tingkat akar rumput dapat berjalan secara sehat, transparan, dan tetap menjunjung tinggi nilai kekeluargaan di tengah masyarakat. (bsh)




