Libur Panjang Dongkrak Trafik Tol Riau, Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar Naik Hampir 54 Persen

Hutama Karya mencatat peningkatan trafik yang signifikan di Tol Pekanbaru - XIII Koto Kampar di momen libur panjang Idul adha, waisak dan hari lahir Pancasila. (Foto: Dok Humas Hutama Karya)

PEKANBARU, FOKUSRIAU.COM-Libur panjang idul adha, waisak, dan hari lahir Pancasila membawa dampak nyata terhadap mobilitas masyarakat di Riau. Dua ruas utama Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang melintasi wilayah ini mengalami lonjakan kendaraan, menandakan tingginya aktivitas perjalanan masyarakat selama akhir pekan panjang.

PT Hutama Karya (Persero) mencatat, tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar menjadi ruas dengan pertumbuhan trafik tertinggi di Riau. Dalam satu hari, sebanyak 7.605 kendaraan tercatat melintas atau naik 53,89 persen dibandingkan rata-rata hari normal.

Peningkatan tersebut mencerminkan perubahan pola perjalanan masyarakat yang semakin mengandalkan jalan tol sebagai jalur utama menuju berbagai destinasi di dalam maupun luar Provinsi Riau. Selain memangkas waktu tempuh, keberadaan tol juga memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi pengguna jalan.

Tidak hanya Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar, ruas Tol Pekanbaru–Dumai juga mengalami pertumbuhan lalu lintas yang cukup signifikan. Sebanyak 15.545 kendaraan melintasi ruas tersebut, meningkat 7,28 persen dibandingkan trafik harian normal.

Fenomena ini menunjukkan bahwa momentum libur panjang masih menjadi salah satu pendorong utama pergerakan masyarakat. Sebagian warga memanfaatkan kesempatan itu untuk berwisata, pulang kampung, maupun bersilaturahmi dengan keluarga di berbagai daerah.

Lonjakan trafik di Riau juga menjadi bagian dari tren peningkatan pergerakan kendaraan di seluruh jaringan Jalan Tol Trans Sumatera yang dikelola Hutama Karya. Pada 29 Mei 2026, total kendaraan yang melintas di berbagai ruas JTTS mencapai 122.658 unit. Angka tersebut meningkat 19,72 persen dibandingkan kondisi normal.

Baca Juga:  Lo Kheng Hong Bongkar Alasan Tak Suka Menabung di Bank, Investor di Riau Perlu Tahu Cara Uang Bekerja

Plt Executive Vice President Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya, Hamdani, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi lalu lintas selama periode libur panjang.

Menurut Hamdani, peningkatan trafik yang terjadi di sejumlah ruas JTTS menjadi indikator tingginya mobilitas masyarakat. Karena itu, perusahaan memperkuat pengawasan operasional untuk memastikan perjalanan pengguna jalan tetap aman dan nyaman.

“Pada periode libur panjang ini, trafik di sejumlah ruas Jalan Tol Trans Sumatera masih menunjukkan peningkatan dibandingkan kondisi normal. Kami terus melakukan monitoring layanan operasional, memastikan kesiapan petugas di lapangan, serta menjaga seluruh fasilitas pendukung agar berfungsi optimal,” ujar Hamdani kepada wartawan, Minggu (31/5/2026).

Sebagai operator jalan tol, Hutama Karya tidak hanya berfokus pada kelancaran arus kendaraan. Perusahaan juga memastikan sistem transaksi di gerbang tol berjalan lancar, fasilitas rest area beroperasi maksimal, serta koordinasi dengan berbagai pihak tetap terjaga selama periode padat kendaraan.

Di sisi lain, tingginya trafik di Riau menunjukkan semakin strategisnya peran Jalan Tol Trans Sumatera dalam mendukung konektivitas antardaerah. Infrastruktur ini kini bukan sekadar jalur transportasi, tetapi juga menjadi penggerak aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

Baca Juga:  Ada Apa di Balik Laba Raksasa Sawit? Kemenkeu Temukan Indikasi Transfer Pricing Ekspor CPO

Secara nasional, beberapa ruas JTTS bahkan mencatat pertumbuhan yang lebih tinggi dibandingkan ruas di Riau. Tol Padang–Sicincin menjadi ruas dengan kenaikan trafik terbesar, mencapai 56,83 persen dibandingkan kondisi normal.

Disusul Tol Sigli–Banda Aceh yang tumbuh 52,63 persen serta ruas Kuala Tanjung–Pematang Siantar dengan peningkatan 43,11 persen. Angka tersebut memperlihatkan tingginya mobilitas masyarakat di berbagai wilayah Sumatera selama musim liburan.

Melihat tren peningkatan tersebut, Hutama Karya mengingatkan para pengguna jalan agar mempersiapkan perjalanan secara matang sebelum memasuki jalan tol. Keselamatan tetap menjadi faktor utama di tengah tingginya volume kendaraan selama musim liburan.

Hamdani mengimbau masyarakat untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima, memeriksa kecukupan saldo uang elektronik, serta mematuhi seluruh aturan lalu lintas yang berlaku.

“Jika merasa lelah atau mengantuk, segera beristirahat di rest area terdekat. Jangan memaksakan perjalanan karena keselamatan harus menjadi prioritas utama,” katanya.

Tingginya trafik selama libur panjang menjadi gambaran bahwa mobilitas masyarakat di Sumatera terus tumbuh seiring semakin lengkapnya jaringan jalan tol. Bagi Riau, lonjakan kendaraan di Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar dan Tol Pekanbaru–Dumai bukan hanya menunjukkan meningkatnya aktivitas perjalanan, tetapi juga mempertegas peran strategis infrastruktur tol dalam mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah. (trp)

Tinggalkan Balasan